Menyusui Bayi Dokter Tampan
Dia tengah sibuk membersihkan wajahnya, kemudian mengoleskan krim malam.
"Tapi kan kamu punya ASI, El. Semahal-mahalnya susu formula, tidak bisa menyamai ASI. Kamu harusnya ngerti itu." Keenan mendesah lelah. Sebenarnya dia baru saja pulang kerja dan mendapati Sherina yang menangis kencang. Dan yang membuat Keenan meradang, Eliana sama sekali tidak peduli dengan Sherina. Dia malah asyik dengan perawatan wajahnya.
Perempuan itu langsung bergerak bangkit dari tempat duduknya. Dia memutar tubuh, lalu menatap Keenan sembari tangannya menunjuk ke arah Sherina yang masih saja menangis.