Hot Night with Berondong
Bisa ia lihat Theo memejamkan mata sejenak.
“Bukan cuma itu dong. Setelah kita menghabiskan malam panas di hotel, aku nggak nyangka akan ketemu kamu lagi di perusahaan. Aku merasa itu takdir, dan aku makin tertarik sama kamu. Aku semakin suka, kamu kelihatan pintar di tempat kerja, baik, cantik, dan … seksi.”
Ucapan Theo memelan di akhir kalimat, berbisik dengan sensual di telinga Felicia.