Filter By
Updating status
AllOngoingCompleted
Sort By
AllPopularRecommendationRatesUpdated
Bodyguard Muda Itu Ternyata Kaya Raya

Bodyguard Muda Itu Ternyata Kaya Raya

Bella adalah wanita berpenampilan anggun dengan senyum ramah yang selalu menghiasi wajahnya. “Selamat datang di pameran kami,” sapa Bella. “Nama saya Bella, dan saya akan menemani Anda melihat-lihat karya seni di sini.” Kevan mengangguk sopan. “Makasih, Bella. Kami sangat menghargai bantuan Anda.” Kevan melirik Ziyad seraya memberikan kode. Saat itu juga, Ziyad mengirimkan kode kepada semua anak buah Kevan untuk bersiap.
9.8128.4K viewsCompletedAdded to Library 3.1K Times as belaian
Show Reviews (40)
Read
+Library
Master KidOO
Bab. 127-128. Citra Mr KidOO rusak sudah. Mr KidOO harusnya berdiri sendiri, baik hati, ramah, independen, dan tidak suka menjilat. Tapi, yaa sudahlah, Novel karya adikku. Dia yang mengatur semuanya. Sebagai Kakak yang baik hanya satu kalimat untuknya. “Lanjutkan. Novelnya bagus.”
Zoya Dmitrovka
Hai! Hai! Zoya di sini. Maaf yah, Zoyaliciouz. Kemarin aku tidak dapat signal cuaca buruk jadi hanya update 1 bab. Hari ini Insyaallah update seperti biasa 3 bab. Terima kasih untuk kakak-kakak yang sudah memberikan germ. Beri komentar bintang 5 yukk agar bintang di novel ini menyala! Mamacih
Read All Reviews
CERAI

CERAI

Hufft,, rasanya gugup sekali Ya Allah bathin Zaira memegang dadanya sambil menatap rumah mewah yang ada di hadapan nya. Ia mencoba menghilangkan kegugupan nya dan mencoba tersenyum. Bismillahirrahmanirrahim, ucap nya dalam hati dan mulai melangkah kan kai nya memasuki pekarangan rumah mewah tersebut. Assalamu'alaikum pak, saya pembantu baru disini dan menggantikan posisi Bu sari ucap Zaira kepada satpam penjaga rumah tersebut. " Sebentar ya neng "
106.8K viewsOngoingAdded to Library 246 Times as belaian
Read
+Library
Katanya Dan Nyatanya

Katanya Dan Nyatanya

"Oke sayang.." *** "Ih! Revan.." rengek Bella saat Fadil terus mengusilinya. Fadil mencolek lengan Bella yang tidak tertutupi apapun itu. Bella cantik dengan gaun berwarna kulit tanpa lengan. Kulit putih cerahnya begitu bersinar. "Lo cantik sih, jadi gue ga bisa kalo ga usilin.." Fadil terkekeh geli. "Ih! Sebel gue lama - lama sama lo!" amuknya.
1030.3K viewsCompletedAdded to Library 786 Times as belaian
Show Reviews (5)
Read
+Library
Faria Hariyono
Aku tau kalo novel itu karangan dan hayalan,tp ga gtu lebay jg kali ah ... Mungkin memang benar selera setiap org berbeda. Jujur di novel ini penggambaran karakter pemainnya kurang ngena, penggambaran lokasinya jg kadang agak sedikit bingung. Oh iya buat reverensi bs intip “konstelasi hati” disini jg
malapalas
BACA novel berjudul :FREL. Banyak kejutan di dalamnya. Selain tentang cinta segitiga yang bikin baper, gemes dibumbui humor dan mengharubirukan, kalian akan disuguhi dg persahabatan, keluarga, luka dan rahasia di masa lalu orangtua yang akan membuat cerita lebih seru dan menjungkirbalikkan perasaan.
Read All Reviews
Kelana

Kelana

Lana dan Bianca sudah sekitar satu jam setengah berkeliling salah satu pusat belanja andalan untuk keperluan kain kebaya dan aneka perlengkapan saserahan itu. Lana memandangi Bian yang tengah bimbang memilih dua warna kain brokat Perancis, putih tulang dan warna gading. Bianca berencana akan mengenakan kebaya modern di acara misa pernikahannya, 4 bulan lagi. Namun ia bingung menentukan pilihan warna yang pas untuk kulitnya yang tergolong fair-skin.
102.4K viewsOngoingAdded to Library 73 Times as belaian
Read
+Library
BERONDONG

BERONDONG

Tapi tetap salah Roney karena telah membawa Elang menuju kamuflase kambing congek. "Salah lo sendiri gak bawa buntut" timpal Roney sambil menjulurkan lidahnya. Buntut yang di maksud Roney bukanlah ekor panjang yang biasanya tumbuh di bokong hewan yang sering bergelantungan dan doyan pisang. Maksud Roney adalah Rere. "Oy! Lo yang ngawur bangke. Ngajakin nge-mall pas malem jumat! Berasa jadi babi keluyuran gue"
108.1K viewsOngoingAdded to Library 193 Times as belaian
Read
+Library
LALI

LALI

Asih dari kejauhan menyebut namanya. Gadis desanya yang cantik mengenakan kebaya indah dan berhias molek. Dada Harun berdesir lebih kencang. Asih beberpa kali mengusap air matanya sembari berjalan ke arahnya. Asih berdiri tepat di depan Harun. sorot matanya memberikan sejuta tanya dan kebencian. “Selamat ya,” suara Harun bergetar.
106.0K viewsOngoingAdded to Library 119 Times as belaian
Read
+Library
Mas Duda Nyebelin

Mas Duda Nyebelin

Ia duduk manis di samping Sean yang sedang memasang seatbelt. "Halo, Heera!" Celita menyapa Heera dengan ramah. Heera tersenyum, sedikit menganggukkan kepalanya membalas sapaan Celita dengan sopan. "Halo, mbak!" balas Heera. Bibirnya memang menyunggingkan senyum, namun tangannya mengepal tak terima melihat Celita yang duduk di sebelah Sean. Ada secuil rasa tak rela dan marah.
9.8325.2K viewsCompletedAdded to Library 9.1K Times as belaian
Read
+Library
Elena

Elena

Boleh dicicip dulu" Setelah mencicip sebagian. Ia putuskan buah yang akan dibelinya. " Ok. Saya mau apelnya 2 kg,jeruk 2 kg, Anggur 1 kg,pak. "sahut Elena. "Berapa semuanya?"tanyanya lagi. "180 ribu semua neng".jawab pedagang. "ok.bentar ya." Saat Elena sedang mengambil dompet dari dalam tas tangannya,Handi dengan sigap membayar belanjaan tadi.Ia memang sudah menyiapkan sebelumnya.Ia terus berusaha mencari perhatian Elena dengan membayar belanjaan itu.
103.1K viewsOngoingAdded to Library 103 Times as belaian
Read
+Library
Mandul

Mandul

"Apa kau yakin?" tanya Riri dengan alis yang berkerut. "Kau mau belanja atau tidak? Kenapa kau tidak yakin begitu?" tanya Ronald dengan kesal. "Bagaimana aku yakin? Kau! Kenapa kau tidak bekerja hari ini? Kenapa malah mau nemenin aku belanja?" Riri semakin dongkol. Lihatlah lelaki angkuh didepannya itu. Dengan kacamata hitam yang ia kenakan, lelaki itu terlihat begitu angkuh. Apa katanya tadi? Menemaninya belanja? Riri memutar kedua bola matanya kesal. Pasti mereka berdua akan menjadi pusat perhatian orang-orang.
105.0K viewsOngoingAdded to Library 164 Times as belaian
Read
+Library
Di Balik Tirai

Di Balik Tirai

“Ini adalah tempat terakhir kalian.” Maria menggenggam senjatanya lebih erat, matanya tidak teralihkan dari pria itu. “Alan Pratama,” katanya dengan suara penuh kebencian. “Kami sudah cukup lama mengejar kalian. Tapi kali ini, kami akan menghentikan kalian.”
1.5K viewsOngoingAdded to Library 54 Times as belaian
Read
+Library
PREV
123456
...
10
SCAN CODE TO READ ON APP
DMCA.com Protection Status