Library
Filter By
Updating status
AllOngoingCompleted
Sort By
AllPopularRecommendationRatesUpdated
BENALU

BENALU

Benalu part 90 POV 3 “Yoklah, kita cek,” sahut Dewi. “Kamu nggak jadi muntah?” “Nggak!” sahut Dewi seraya keluar dan melangkah menuju kursi panjang. Romi mengikuti langkah istrinya. Ikut duduk di kursi itu. “Aneh kamu, Dek, tadi bilangnya mual mau muntah, giliran sampai luar nggak jadi,” ucap Romi bingung dengan keadaan istrinya.
9.949.8K viewsOngoingAdded to Library 1.2K Times as bawel
Read
+Library
ARABELLA

ARABELLA

Byurrrr "Akhhh panass," Sisca, Ellen, dan Meyra dengan bersamaan menyiramkan semangkuk bakso mereka ke tubuh Ara. Bakso yang masih panas dan bersambal itu kini sudah berada di tubuh Ara. Rasa panas dan perih yang Ara rasakan kini membuatnya ingin menangis saja. Ia pun kini sudah menjadi pusat perhatian semua murid. Ara semakin malu lagi ketika mendengar samar-samar murid yang membicarakan tentang pakaian dalamnya yang sudah terlihat karena seragamnya basah. Kejadian tak diduga kembali terjadi. Tiba-tiba saja suara murid-murid mendadak hilang dan suasana kantin menjadi hening.
106.9K viewsOngoingAdded to Library 164 Times as bawel
Read
+Library
Kuranji

Kuranji

Dua kali jentikan, bongkahan kecil tanah kering itu mendarat di punggung bawah kedua pengawal yang masih tegak di depan pintu, melepas kepergian si Kumis Berantakan. Begitu bongkahan tanah kering itu menghantam titik yang mengunci area pinggul dan kaki keduanya, mereka mematung, seakan kaki mereka melekat erat pada permukaan tanah. “A–apa yang terjadi? Kakiku tidak bisa bergerak,” teriak si Badan Gempal panik. “Haha … kau kebanyakan dosa. Makanya jangan sering keluyuran dan pulang malam. Pasti sumpah bini kau makbul. Hahaha … eh, eh, kenapa ini?”
103.4K viewsOngoingAdded to Library 132 Times as bawel
Read
+Library
DAISY

DAISY

Sepertinya Daisy memang sangat syok, gadis itu meminum airnya hingga tersisa setengah. Melihat Daisy yang masih kesakitan, membuat jiwa kedokteran Arthur mulai muncul. "Perutmu masih sakit?" "Iya." "Sakitnya bagian mana?" tanya Arthur, ia lebih mendekatkan dirinya. "Sini," tunjuk Daisy pada perut bagian bawahnya yang terasa mengencang. Arthur berdeham. "Daisy, aku adalah salah satu dokter kandungan. Bolehkah aku memeriksanya?"
105.9K viewsOngoingAdded to Library 158 Times as bawel
Read
+Library
Mandul

Mandul

Satu-persatu, rasanya kini jantungnya seakan melompat keluar. Keringat dingin pun membasahi wajahnya yang terlihat kaget. Sesaat dirinya menemukan nota belanjaan di paper bag tersebut. Dimana nominal itu mencapai ratusan juta rupiah. Yang lebih membuatnya terkejut adalah, semua itu adalah perhiasan yang ia katakan cantik. Tetapi Riri hanya membeli yang menurutnya simple dan tidak mahal.
105.1K viewsOngoingAdded to Library 143 Times as bawel
Read
+Library
Tulang wangi

Tulang wangi

Hansip buru-buru bangun, mukanya setengah merah, setengah panik, topi yang awalnya lurus, jadi agak nyengeser sedikit. Sambil ngibasin celana dan bajunya dia ngomel panjang, “Ucing geloo!! Jantung aing rek copot, Jang!” Gua langsung ngebelakangin dia, nahan tawa sekuat-kuatnya. Tangan gua nutupin mulut, tapi tetep aja suara cekikikan keluar dikit. Sumpah, ekspresi dia barusan campur aduk banget—antara takut, kesel, sama malu.
543 viewsOngoingAdded to Library 10 Times as bawel
Read
+Library
Alice

Alice

My babu Gatha Gak modal banget lu Aurisat Bodoamat, yang punya aja gak ngomel Lialol Gas kan ae lah, gw juga bosen dirumah Nialos Aku gak ikut, adek ku sakit Aurisat Yaelah ribet amat tinggal telantarin aja My babu Gatha Sesat Lialol 2 Nialos 3 Alice cantik Setuju nih gw sama Auri My babu Gatha Ketuanya aja udah sesat, apalagi anggotanya Alice cantik Kalau mau kerumah gw, mending gak usah ke apart gw aja Aurisat OTW (read) Alice menutup ponselnya ia segera membersihkan badan dan pergi ke apartemennya. Alice memang punya Apartemen sendiri dengan uangnya sendiri, tidak ada yang tau termasuk keluarganya.
105.9K viewsOn holdAdded to Library 219 Times as bawel
Read
+Library
Putih Abu-abu

Putih Abu-abu

Ia hanya sibuk meremat perutnya yang semakin terasa sakit, mencoba menghilangkan rasa yang sangat mengganggu itu. “Lo masih punya mulut dan nggak bisu, kan? Jawab gue dong!” Carla mencoba mengangkat wajahnya. Menabrakkan sepasang bola matanya yang sudah digenangi air hingga membuat tatapannya memburam sempurna dengan sepasang bola mata milik lelaki yang dibencinya itu. “Demi Tuhan. Perut gue beneran sakit. Dada gue juga sesak,” ucapnya dengan suara kecil. Nyaris tak terdengar.
104.3K viewsOngoingAdded to Library 173 Times as bawel
Read
+Library
DERREL

DERREL

Tambah Wira. "Sekate-kate, Gw selalu sikat gigi ye." "Yang mana sikat gigi lu?" Tanya Devin "Yang warna item, bentuk batman." Jawab Surya "Itu sikat gigi yang di jatuhin Kaesang ke Closet." Surya dan Kaesang membelalakan matanya begitu mendengar perkataan Devin. Devin telah berjanji pada Kaesang untuk merahasiakan itu namun apa-apaan laki-laki itu malah memberitahukan pemiliknya
106.1K viewsOngoingAdded to Library 139 Times as bawel
Read
+Library
Dia

Dia

"Bareng." "Maksudnya?" tanya Lea. Argan ini bisa tidak sih bicara langsung satu kalimat dan bukannya sepotong-sepotong seperti ini.-batin Lea "Bareng. Ujan reda," Lea kembali mengerutkan dahi. Setelah beberapa detik akhirnya Lea memahami kalimat rancu itu. "Oh! Lo ngajak gue balik bareng? Pas ujan reda?" Argan hanya berdehem sebagai respon.
102.8K viewsOngoingAdded to Library 103 Times as bawel
Read
+Library
PREV
12345
SCAN CODE TO READ ON APP
DMCA.com Protection Status