Filter By
Updating status
AllOngoingCompleted
Sort By
AllPopularRecommendationRatesUpdated
Dream first class

Dream first class

“Bukan begitu sayang. Itu beda konteks. Maksudku, realita itu ternyata nggak semudah yang dibayangkan. Kalau mau jadi orang kaya tentu harus mau kerja keras, kan? Nah, terus, pas sudah jadi kaya, ternyata kamu harus berkolaborasi sama penulis yang lain untuk menciptakan karya. Terus butuh bibit-bibit baru penulis. Terus butuh tempat untuk memproduksi kegiatan itu. Belum pemasaran, belum marketing dan sebagainya yang membuat kamu mau nggak mau harus mendirikan perusahaan. Punya banyak karyawan, yang otomatis buat uang kamu makin gede. Kerja kamu ternyata juga harus makin gede. Ternyata kamu nggak bisa selalu berleha-leha, nggak bisa nggak kerja lagi atau menikmati hidup. Waktu kamu habis untu
102.8K viewsCompletedAdded to Library 64 Times as belajar marketing belajar hidup
Read
+Library
PERFAKE HUSBAND

PERFAKE HUSBAND

“Apa? Lo mau menghina gue?” “Menurut lo? Selama kuliah lo belajar cara memasarkan produk ‘kan? Tapi bisa lo cuma memasarkan diri buat punya pacar. Giliran kerjaan aja masih minta sama bokap.” “Terserah gue lah. Bokap juga bokap gue. Itu yayasan udah pasti jatuh ke tangan gue si anak tunggal. Sambil nunggu gue siap mengelola, ya mendingan gue jadi guru bahasa Prancis aja dari pada gabut.”
103.2K viewsCompletedAdded to Library 128 Times as belajar marketing belajar hidup
Read
+Library
Terjebak Dua Cinta

Terjebak Dua Cinta

"Aku lihat sekilas blue print-nya, tapi nggak paham." Farzan mengulaskan senyuman sambil memandangi istrinya. "Pelan-pelan pelajari, Ti. Terutama ilmu marketingnya. Maybe suatu saat Bramanty Grup bisa berkembang lebih maju, kamu bisa jadi salah satu pengelola sekaligus pemilik sahamnya." "Kayaknya rumit." "Enggak beda jauh dengan marketing kafe." "Hmm, sepertinya aku harus belajar lagi."
4.5K viewsCompletedAdded to Library 147 Times as belajar marketing belajar hidup
Read
+Library
Reinkarnasi Sang Dewa Perang

Reinkarnasi Sang Dewa Perang

tanya Arjuna dengan nada sopan, meski ia merasa bingung. Dionysus tertawa keras. “Pelajaran? Hidup, Arjuna! Hidup adalah pelajaran itu sendiri. Kau telah belajar bertarung, bertahan, dan melindungi. Tapi apa gunanya semua itu jika kau tidak tahu bagaimana menikmati hidup? Kau di sini untuk belajar seni hidup.” Arjuna mengerutkan alis, merasa skeptis. “Bagaimana menikmati hidup akan membantu saya melawan Sven?”
2.1K viewsOngoingAdded to Library 80 Times as belajar marketing belajar hidup
Read
+Library
CALON TUMBAL

CALON TUMBAL

Selena diingatkan lagi untuk lebih bersabar dalam menghadapi ujian hidupnya. Seperti bagaimana yang dikatakan oleh Ustadz Sholeh, bahwa perjalanan hidup pun ada tahapannya seperti bagaimana saat kita sekolah dulu. Pelajaran sekolah saat kita TK dengan saat kita SD saja sudah sangat berbeda jauh, sudah banyak tahapan yang dilalui sampai akhirnya kita bisa membaca dan menulis.
102.2K viewsOngoingAdded to Library 84 Times as belajar marketing belajar hidup
Read
+Library
Mati Untuk Hidup

Mati Untuk Hidup

"Aku nggak berjuang saat mereka menekanku. Aku terus mengalah dan berkompromi, terlalu lembut pada orang yang menyakitiku. Aku begitu bodoh." "Baiklah, kalau ada kehidupan setelah ini, apa yang kamu inginkan?" "Aku ingin di kehidupan selanjutnya, aku hidup tanpa beban, bersih dan bebas. Benar-benar hidup untuk diriku sendiri." Tuhan berbisik lembut, "Semoga di kehidupanmu yang akan datang, kamu bisa lebih egois." Dengan cepat, masa lalu itu berputar di depan mataku seperti sebuah film. Aku sekilas menyaksikan seluruh hidupku, dan setelah putaran terakhir, semua gambar-gambar itu lenyap begitu saja.
7.9K viewsCompletedAdded to Library 260 Times as belajar marketing belajar hidup
Read
+Library
Jiwa yang Berbeda

Jiwa yang Berbeda

gumam Nyssa menguatkan diri. Meski dulu ia adalah siswa berprestasi, otak Yasmin sudah lama tidak diasah untuk materi seberat ini. Selama bertahun-tahun, ia hanya mempelajari ulang pelajaran SD untuk membimbing anak pertamanya belajar. Kini, ia dihadapkan pada raksasa bernama Manajemen Pemasaran, Perilaku Organisasi, Hukum Bisnis, hingga Ekonomi Makro. Istilah-istilah itu terasa seperti bahasa asing dari planet lain.
849 viewsCompletedAdded to Library 30 Times as belajar marketing belajar hidup
Read
+Library
Pernikahan Tak Seindah Status di Media Sosial

Pernikahan Tak Seindah Status di Media Sosial

"Nah, sekarang saatnya kamu belajar. Mungkin nanti kamu mau berjualan juga untuk menambah penghasilan." Ada guyonan di balik kata-kata Cahya, namun menurut Mentari, itu layak dicoba. Lagipula dia telah mempelajari sedikit tentang ilmu pemasaran, apa salahnya dipraktekkan sekarang sebelum ilmunya menguap. "Oke, aku mau. Yang seratus saja. Kasihan Kakak kalau dua ratus buat aku semua." "Siapa juga yang mau memberikan dua ratus padamu? Aku hanya bercanda."
102.4K viewsOngoingAdded to Library 86 Times as belajar marketing belajar hidup
Read
+Library
Unexpected Wedding

Unexpected Wedding

“Sampai kapan aku jadi staf marketing, Mas?” “Apa yang sudah kamu pelajari selama beberapa bulan ini, Fir?” Raga justru balik bertanya pada sang adik, sambil menikmati makanannya. “Yang aku tanyakan itu, tentang pelajaran hidup, buka pekerjaan.”
9.8407.6K viewsCompletedAdded to Library 12.2K Times as belajar marketing belajar hidup
Read
+Library
Lelaki Pilihan Surga

Lelaki Pilihan Surga

“Setelah akad nikah, bukan lagi waktunya untuk belajar! Tapi bersiap dengan persoalan hidup yang jauh lebih berat. Dan semua itu hanya bisa dilalui hanya dengan…, ilmu!” Giliran Citra, tersenyum. “Kak Kei memang harus berjuang keras ya Ra?” “Memang berat saat kita memulai belajar, namun semuanya akan mudah di akhir, karena kita sudah siap.” “Ya Allah. Aara, Aara, aku bahkan tidak pernah berpikir jauh, seperti kamu!” “Ya memang kita berbeda, Cit. Aku tumbuh dan ditempa banyak kesulitan hidup dan hasilnya, inilah aku!”
2.3K viewsOngoingAdded to Library 90 Times as belajar marketing belajar hidup
Read
+Library
PREV
123456
...
9
SCAN CODE TO READ ON APP
DMCA.com Protection Status