Filter dengan
Status pembaruan
SemuaSedang berlangsungSelesai
Sortir dengan
SemuaPopulerRekomendasiRatingDiperbarui
NOISES : Treasure of North Britain

NOISES : Treasure of North Britain

"UGH! FUCK! Hentakan pistol berjenis FN kaliber 5,7mm masih belum dikuasai Will sepenuhnya, ditambah dengan luka tangan yang masih lembab meski sudah diperban menambah rasa sakit saat melepaskan tembakan. Will semakin kesal sampai bernafas memburu karena targetnya masih utuh sementara ia tak kunjung mahir melepaskan tembakan. "Kurasa pistol itu masih terlalu berat untukmu, Young Lad! Kau mau coba Desert Eagle? Bobotnya ringan dan kaliber pelurunya juga tidak terlalu besar, cukup untuk melumpuhkan target sebesar rusa," ujar si pemilik toko.
2.0K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 70 kali sebagai berat peluru untuk putra
Baca
+Pustaka
Permaisuri Gila! Kaisar Tak Bisa Melepaskanmu

Permaisuri Gila! Kaisar Tak Bisa Melepaskanmu

Aku menangkapnya, membukanya dengan kasar. Di sana terbaring senapan laras panjang pertama yang kami buat. Kasar, berat, dan jelek. Popornya dari kayu besi yang belum diamplas, larasnya dari paduan mithril eksperimental. Belum ada scope (teropong bidik), hanya besi pembidik manual iron sight. Aku mengangkat senjata seberat 15 kilogram itu. Rasanya dingin dan mematikan.
1022.9K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 825 kali sebagai berat peluru untuk putra
Baca
+Pustaka
ZOE

ZOE

Jawabnya setelah sekian lama. Beberapa saat kemudian Jack kembali dengan senjata FAMAS (Fusil d'Assaut de la Manufacture d'Armes de Saint-Étienne) andalanku. Senjata ganas bersistem blowback yang benar-benar akan memeriahkan pagelaran pesta. Aku menimang senjata yang hanya mempunyai berat sekitar 3,6 kg itu dibahuku. Ah, bau-bau darah kematian musuh mendadak semerbak bersama dendam yang kutanamkan lewat tiap butir peluru.
106.4K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 153 kali sebagai berat peluru untuk putra
Baca
+Pustaka
Sang Pengawal : Dewa Perang Yang Kembali

Sang Pengawal : Dewa Perang Yang Kembali

Suaranya menggema pelan di dalam gudang yang sunyi, dipenuhi nada sindiran. "Kita datang untuk membantu Keluarga Mahardika menikmati hasil rampasan mereka." Arka melangkah menuju tumpukan peti kayu, lalu menendang peti bertuliskan Mortir 60 mm dengan ujung sepatunya. "Semua mortir dan peluncur roket kita bawa. Pilih tiga senapan mesin berat dengan kondisi terbaik. Untuk senapan, setiap orang ambil dua pucuk tambahan dan angkut amunisi sebanyak mungkin."
1012.6K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 454 kali sebagai berat peluru untuk putra
Baca
+Pustaka
Dimanja Tiga Majikan Cantik

Dimanja Tiga Majikan Cantik

Pasokan perlengkapan mematikan berhasil didapatkan lengkap lewat jalur perantara pasar hitam. Bang Tigor menyerahkan sebuah kevlar hitam tebal. "Pakai rompi antipeluru ini rapat-rapat, Bos Rafli." "Senapan serbunya aman, Bang?" tanyaku seraya mengencangkan tali pengikat di perut. "Aman, Bos! Pelumasnya udah saya bersihin semua." Dua pucuk senapan selundupan kaliber 5.56 NATO tergeletak mengkilap di atas tikar. Suara kokangan peluru bergema nyaring mengisi kesunyian ruangan sesak ini.
9.31.2M DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 39.2K kali sebagai berat peluru untuk putra
Tampilkan Ulasan (58)
Baca
+Pustaka
Adelia
Sebelumnya maaf mengotori tempat komentarnya kak, aku ijin promosi cerita aku, aku harap kakak dapat membaca cerita aku dan memberikan nilai kepada cerita aku terimakasih kak Untuk judul ceritanya Amnesti Sang Eksekutor Aku hanya ingin satu malam pelarian untuk melupakan pengkhianatan mantan kekasih
Klan Qing
Izin promosi ya, Thor. Judulnya: Murid 3 Dewa Novel ini menceritakan petualangan Lin Chen hingga menjadi Penguasa Semesta. Selain Reinkarnasi Jenderal Perang dari Alam 9 Surga, dia juga memiliki Tubuh Kaisar Langit yang Legendaris. Bahkan para Dewa Kuno juga mengangkatnya sebagai Murid mereka.
Baca Semua Ulasan
Pembalasan Anak Laki-lakiku

Pembalasan Anak Laki-lakiku

Pembalasan Anak Laki-lakiku Part 10 Tidak terasa dua bulan itu telah berlalu, aku selalu menghitung hari, akhirnya Ali lulus. Sesuai dengan keinginannya, dia akan berangkat ke kota setelah lulus. Sayang, anakku. Seharusnya kamu sedang menikmati masa mudamu yang indah. Seperti teman-temanmu yang lain, merajut mimpi meraih cita-cita. Tapi sekarang kamu malah harus mengambil alih tanggung jawab ayahmu. Sekarang, tongkat estafetnya ada di tanganmu. Kamu yang akan mengendalikan sekarang, Ibu hanya bisa membimbing.
1019.8K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 513 kali sebagai berat peluru untuk putra
Baca
+Pustaka
Organ Putriku Untuk Putra Pelakor

Organ Putriku Untuk Putra Pelakor

Dengan wajah pucat, dia mundur beberapa langkah dan tidak berani menatap putriku. Dengan suara rendah dia berkata, "Kamu ... pergilah dengan tenang. Sampai sekarang nggak ada keluarga yang mencarimu, sepertinya mereka juga nggak peduli. Semoga kamu bisa segera reinkarnasi ke keluarga yang lebih baik ...." Aku melompat ingin mendorongnya, menggigitnya, apa pun yang bisa kulakukan. Bagaimana dia bisa sekejam itu? Bagaimana bisa dia mengucapkan kata-kata itu pada seorang anak kecil?
5.7K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 153 kali sebagai berat peluru untuk putra
Baca
+Pustaka
Jangan Mencintaiku

Jangan Mencintaiku

kata Sarah melemparkan pistol ketangannya. Keyla berhasil menangkapnya. Terasa sangat berat ditangannya mungkin 1 kg atau hampir 2 kg beratnya. "Apa ini pistol asli?" "Tentu saja," kata Sarah bicara dengan santainya. Refleks Keyla melempar pistolnya sampai jatuh ke lantai. "Apa maksud lo, gue kira ini mainan. Apa gue harus belajar nembak, gak ada gunanya juga," ucap Keyla kesal dengan hal itu.
107.8K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 302 kali sebagai berat peluru untuk putra
Baca
+Pustaka
Pria 'Shift Malam'

Pria 'Shift Malam'

Termasuk persenjataan berat dan ringan lainnya. Langga makin senang, saat melihat ada sebuah senjata pendek, yang mampu muntah peluru 2X lebih cepat dari senjata yang ia panggul, Langga ambil senjata itu dan kembali dia selempangkan ke badannya, berikut amunisinya.
1060.8K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 1.3K kali sebagai berat peluru untuk putra
Baca
+Pustaka
Istriku Teman Anakku

Istriku Teman Anakku

Tapi, di balik bajunya tak pernah lepas sebuah pistol canggih berizin dengan 12 peluru sekaligus. Inilah yang membuat Sonu tak khawatir dengan Gibran, walaupun dia tentu siaga, kalau ada sesuatu yang membahayakan tuan mudanya ini. Saat itu mata Gibran tertarik melihat dua anak kecil, yang satu laki-laki yang dia taksir berusia 11-12 tahun dan adiknya perempuan, berusia 2 tahunan lebih. Saking sayangnya dengan adiknya, bocah laki-laki itu tak sungkan menggendong adiknya, sambil menawarkan dagangan kuenya pada siapapun yang lalu lalang di jalan.
1024.0K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 889 kali sebagai berat peluru untuk putra
Baca
+Pustaka
Sebelumnya
123456
...
9
Pindai kode untuk membaca di Aplikasi
DMCA.com Protection Status