Menjadi Istri Antagonis
"Lalu? Kalau begitu siapa pelakunya?"
Kayasaka berdiri dari sofa cream itu, menatap ke luar jendela dengan pemandangan langit yang sedikit mendung. "Kata dokter, peluru yang menembus paru-paru Naya, punya ukuran 9 mm. Dari penglihatanku, aku yakin itu adalah peluru parrabellum 9×19 mm. Peluru yang cukup umum digunakan untuk senjata api, tapi karena kau mengatakan itu pistol berreta, sepertinya aku tau pelakunya," Kayasaka membalikkan badan, menatap Zavier tepat.
"Kau tau kan si maniak peluru itu?" Otak keduanya seolah terkoneksi, menyebutkan satu motto terkenal dalam bahasa latin yang menjadi awal mula penamaan peluru parabellum.