NODA PERNIKAHAN
Aku menyadari bahwa perlahan-lahan pria itu mulai memasuki hatiku, lalu diam di sana dan menungguku untuk menyadari kehadirannya di sana.
Lalu kemudian aku memberanikan diri mengungkapkan rasa yang aku sendiri tak tau sejak kapan mulai mengusasai hatiku. Kalimat “aku sayang kamu” yang kuucapkan padanya sebagai ungkapan perasaanku yang pertama kali ketika itu berhasil membuatnya menitikkan air mata. Saat itulah aku semakin menyadari bahwa bukan hanya sekedar kata, namun pria itu menyayangiku dari dasar hatinya, itupun yang mulai kurasakan saat itu, menyayanginya dari dasar hatiku. Aku sadar, ini bukan lagi tentang hormon kehamilan yang mebuatku ingin selalu dekat dengannya, tapi ini adalah pe