กรองโดย
กำลังอัปเดตสถานะ
ทั้งหมดยังไม่จบจบแล้ว
จำแนกโดย
ทั้งหมดเป็นที่นิยมที่แนะนำคะแนนการอัปเดต
Gerbang Neraka: Desa Terakhir

Gerbang Neraka: Desa Terakhir

Bahkan langkah kaki sendiri pun tak menimbulkan gema. “Aku tidak suka ini,” bisik Malini. Tapi suaranya tidak terdengar oleh siapa pun, bahkan dirinya sendiri. Ia hanya tahu bahwa ia bicara karena pikirannya memberi tahu begitu. Tiba-tiba, waktu berubah.
101.6K viewsจบแล้วถูกเพิ่มไปยังห้องสมุด 64 ครั้งในชื่อ berbicara sendiri seolah ada orang lain
อ่าน
+ห้องสมุด
Mirip Tapi Bukan Orang yang Sama

Mirip Tapi Bukan Orang yang Sama

Para penonton tertawa terbahak-bahak. Senyum Lidya langsung membeku. Matanya berkedip, dia langsung mengambil alih mikrofon dan menjelaskan, “Kurasa mungkin karena aku sedang sibuk bekerja saat itu...” “Tidak apa-apa, itulah sifat manusia.” Jimmy dengan santai mengganti topik pembicaraan. “Setelah itu, dia selalu bersikap baik.” Seulas senyum tersungging di bibirnya, ekspresi khas Jimmy yang unik.
5.3K viewsจบแล้วถูกเพิ่มไปยังห้องสมุด 131 ครั้งในชื่อ berbicara sendiri seolah ada orang lain
อ่าน
+ห้องสมุด
SURA, PANGERAN TERBUANG

SURA, PANGERAN TERBUANG

Semua orang berbisik dan angkat bicara mengutarakan pendapat mereka masing - masing sesuka hati dan kepala otak mereka sendiri, tanpa peduli, apakah orang yang mereka bicarakan itu bisa mendengarkan perkataan mereka atau tidak. Hal itu seketika mengubah mood pria itu berubah menjadi suram dan sangat tidak nyaman "Di sini sangat tidak enak sekali..." gumamnya melirik ke semua orang yang menatap dan membicarakan kebodohannya yang tidak tahu arah.
109.3K viewsจบแล้วถูกเพิ่มไปยังห้องสมุด 327 ครั้งในชื่อ berbicara sendiri seolah ada orang lain
อ่าน
+ห้องสมุด
Pernikahan Penuh Luka

Pernikahan Penuh Luka

“Tapi, Sayang… apa kata orang kalau kamu di sini lama-lama begini?” “Aku nggak mau tahu! Pokoknya aku mau di sini sama Mas.” Percakapan itu terasa seperti tamparan telak bagiku. Seolah aku adalah bayangan yang mengganggu, sesuatu yang lebih baik tidak ada. Mereka berbicara tanpa sedikit pun memikirkan keberadaanku yang berdiri hanya beberapa langkah dari mereka. Dadaku sesak. Aku merasa seperti orang asing di rumahku sendiri.
101.9K viewsจบแล้วถูกเพิ่มไปยังห้องสมุด 48 ครั้งในชื่อ berbicara sendiri seolah ada orang lain
อ่าน
+ห้องสมุด
Cintaku, Berhenti di Kamu

Cintaku, Berhenti di Kamu

ucap Fady suatu malam saat mereka duduk di bangku taman kota, “kamu sadar nggak? Aku nggak pernah bisa ngobrol sepanjang ini sama orang lain. Cuma sama kamu.” Binar menoleh. “Emang iya? Kenapa?” Fady mengangkat bahu, tersenyum kecil. “Mungkin karena kamu nggak pernah maksa aku jadi orang lain. Kamu cuma… nerima.” Binar tercekat sejenak. Lalu ia tersenyum samar. “Padahal aku sering merasa gagal jadi diri sendiri.” “Kalau kamu gagal,” balas Fady pelan, “terus apa kabar aku?”
743 viewsยังไม่จบถูกเพิ่มไปยังห้องสมุด 25 ครั้งในชื่อ berbicara sendiri seolah ada orang lain
อ่าน
+ห้องสมุด
Tertawan oleh Don Mafia

Tertawan oleh Don Mafia

Seseorang pernah berkata kepadanya, semakin banyak seseorang berbicara, semakin bodoh dia akan terlihat. Sialnya itulah yang Iris rasakan saat ini. Dia harus mengutuk mulutnya yang bicara tanpa rem hingga berakhir terjebak dalam ucapannya sendiri. Iris tahu Silas bukan orang normal yang biasa mengajaknya berdebat, tapi meski tahu itu, dia terus melakukan kesalahan di depannya.
101.7K viewsยังไม่จบถูกเพิ่มไปยังห้องสมุด 36 ครั้งในชื่อ berbicara sendiri seolah ada orang lain
อ่าน
+ห้องสมุด
Teman Tempur Di Ranjang Mayor

Teman Tempur Di Ranjang Mayor

Tapi pandangannya sesekali melihat kearah Nayla, meskipun mulutnya terasa kaku untuk membuka suara. “bicara atau nggak ya” batinnya menimbang kembali, “tapi kalau dia nggak aku saja teman-temanku pasti banyak tanya” lagi Adyan bicara pada dirinya sendiri meskipun hanya membatin. Dia berdiri resah, rasa gengsinya untuk bicara duluan seperti menahannya membuka suara.
1.2K viewsจบแล้วถูกเพิ่มไปยังห้องสมุด 43 ครั้งในชื่อ berbicara sendiri seolah ada orang lain
อ่าน
+ห้องสมุด
ก่อนหน้า
1
...
5678910
สแกนรหัสเพื่ออ่านบนแอป
DMCA.com Protection Status