Pisah Terindah
"Nah yang jadi poinnya: pertama, mau atau tidak untuk berproses. Yang kedua, ada tidak kesempatan untuk berproses. Nah, sekarang ini Bu Dara terkendala pada poin yang mana?"
Pandangan Pak Bima yang tak beralih dariku membuatku lebih banyak menundukkan pandangan.
Apa yang dikatakan Pak Bima barusan tidak ada yang salah satu pun. Malah mutlak benar. Semua butuh proses, usaha, dan juga kesempatan.
"Mau dijawab besok atau lusa juga tidak apa-apa. Barangkali mau dipertimbangkan dulu," lanjutnya lagi.
"Saya ... saya terima tawaran Pak Bima. Saya akan memanfaatkan kesempatan ini untuk belajar dan akan berusaha sebaik mungkin."