Cahaya Biru
Irritasi menggebu, aku menaikkan volume suara, "Lo dengar nggak sih kalau gue bilang minggir!"
Mataku yang indah bulat membelalak, dan pipiku mengembung, menahan kekesalan yang sebentar lagi akan meledak.
"BIRUU!" pekikku, seraya Biru hanya menutup kedua telinganya, mengeluh kelelahan.
"Berisik banget sih lo!" balasnya sambil masih mempertahankan posisinya yang menghalangi pintu.
"Gue mau lewat dan lo ngalangin jalan gue. Lo ngerti nggak sih! Minggir!" teriakku dengan keras.
Hot Chapters