Bersama Tanpa Terpaksa
"Hai, ganteng, bagi kondomnya dong."
Keenan tersenyum, dan mengambilkannya. Ia tidak terkejut lagi jika ada wanita seksi masuk ke minimarketnya karena sudah beberapa wanita itu datang dengan penampilan seperti itu. Devan ingat betul karena penampilannya yang mencolok.
"Lima puluh dua ribu," Keenan menyerahkan barangnya.
"Mahal ya."
"Yang biasa habis. Ini bergerigi dan manis."
"Mau coba sama aku, nggak?" ucap wanita itu bersikap sensual, tapi gagal karena ia hampir terjatuh karena terpeleset. "Jahat ya nggak mau bantuin," rungutnya.
Hot Chapters