Library
Filter By
Updating status
AllOngoingCompleted
Sort By
AllPopularRecommendationRatesUpdated
Manis di Bibir, Pahit di Takdir

Manis di Bibir, Pahit di Takdir

Setiap hari kulalui dengan bekerja, sehingga nama Devan nyaris tak lagi muncul di pikiranku. Mungkin sekarang Devan, Keira, dan anak mereka hidup bahagia. Namun, setiap kali bayangan itu muncul, hatiku—yang kukira sudah mati rasa—kembali terasa perih. Suatu siang, pintu kafe terbuka perlahan. Seorang pria muncul, menggendong seekor kucing mungil berbulu halus dipelukannya. “Maaf,” katanya sambil tersenyum tipis, “Ini kucingmu? Dia hampir saja keluar ke jalan di depan.”
7.9K viewsCompletedAdded to Library 180 Times as bibir manis
Read
+Library
Pembalasan Dendam Racun Sang Tabib

Pembalasan Dendam Racun Sang Tabib

Yang paling menarik perhatian Bima adalah energi Mana-nya, sangat murni, terstruktur dengan sempurna, mengalir seperti sungai yang jernih. 'Wanita ini... sangat berbakat,' pikir Bima. Wanita itu tersenyum ramah. "Kamu peserta juga?" Bima mengangguk. "Ya. Namaku Bima, dari Nusantara." "Senang bertemu denganmu, Bima. Namaku Lin Mei, dari Cyina," jawabnya sambil mengulurkan tangan. Bima berjabat tangan. Sesaat tangannya menyentuh tangan Lin Mei, dia merasakan getaran Mana yang halus, tanda seorang praktisi tingkat tinggi.
104.1K viewsOngoingAdded to Library 86 Times as bibir manis
Read
+Library
Wolf fair eyes

Wolf fair eyes

Tawa Ananta tergelak, "itu berarti Bi Manda harus selalu menemaninya memancing sambil membuat kopi." "Bibi benci seperti itu. Kalau orang kaya mancing tidak masalah. Kalau orang miskin itu jatuhnya seperti judi tanpa kepastian." Ananta kembali tergelak melihat raut wajah bi Manda yang masam kelewat serius. "Sudahlah. Soal yang tadi, bibi juga tidak masalah. Lagipula bibi ke sini cuman masak."
105.2K viewsOngoingAdded to Library 191 Times as bibir manis
Read
+Library
LANTING BRUGA

LANTING BRUGA

hibur pelayan tersebut, "memang misinya sedikit sulit, lagipula jika itu misi biasa, sudah barang tentu murid inti atau murid umum yang akan menjalankannya, benar bukan? Nah sekarang, Tuan Rambai Kaca bagaimana, apa sudah berhasil menguasai jurus milik Tuan Manik Angkeran?" "Aku telah berhasil, Bibi, tapi aku masih harus berlatih lagi untuk mengontrolnya..." "Hamba ini telah melayani Tuan Manik Angkeran dari lama, mulai ketika dia masih menjadi murid inti, jadi sudah mengenal betul jurus yang dimilikinya...." ucap Bibi Pelayan, mimik wajahnya kini berubah serius, "Teknik Dewa Naga sebenarnya teknik yang berbahaya dan bisa dibilang sangat sulit untuk dipelajari, itu adalah satu-satunya teknik
9.33.2M viewsCompletedAdded to Library 126.9K Times as bibir manis
Show Reviews (1035)
Read
+Library
KSATRIA PENGEMBARA
Izin promosi Thor… Baraka adalah SANG PEWARIS PARA DEWA yang telah diramalkan kelahirannya sejak Seribu Tahun Yang Lalu. Baraka memiliki takdir yang akan menjadi ujian bagi dirinya untuk naik kelangit dan menjadi seorang dewa. Baca kisahnya dalam : PENDEKAR KERA SAKTI
Zhu Phi
Ijin promosi thor ... Pendekar Kitab Iblis Dunia Persilatan gempar oleh terbunuhnya Pendekar golongan putih dan hitam secara misterius. Pelakunya dikenal sebagai Hantu Dunia Persilatan yang selalu membuka Kitab Iblis yang bercahaya. Siapakah dia? Ikuti kisahnya ya. Update tiap hari. Terima kasih.
Read All Reviews
The New Man (Manusia Baru)

The New Man (Manusia Baru)

Hans masih kawatir dengan keadaan Sati. "Iya." Sati meminum segelas air yang diberikan oleh Hasnah. "Siapa tadi wanita itu?" Hans mulai mencari informasi dari Sati. "Saya tidak tahu Hans, tapi yang jelas dia manusia mutan." Sati memberiksn informasi yang diketahui saja. "Manusia Mutasi Genetik? Ngapain dia disini?" Hans semangkin bingung, karena Hans mengira manusia mutan hanya ada di film-film.
104.2K viewsOngoingAdded to Library 99 Times as bibir manis
Read
+Library
Dendam Manis Suami Sempurna

Dendam Manis Suami Sempurna

Bastian sudah membungkam mulut wanita itu dengan ciuman. "Bibirmu manis, dan aku suka. Ah, aku mandi dulu, Sayang. Kita akan lanjutkan tahap selanjutnya nanti. Persiapkan dirimu, Cantik." Bastian mengecup singkat Bibir Alma sekali lagi sebelum akhirnya bangkit dari posisinya sekarang. Alma hanya mematung. Sial! Tampaknya dia sudah menjilat ludahnya sendiri. Dia menikmati apa yang Bastian lakukan. Setelah ini, apa yang akan Bastian lakukan pada Alma?
1.7K viewsOn holdAdded to Library 34 Times as bibir manis
Read
+Library
Dimanja Sang Penguasa

Dimanja Sang Penguasa

Tangannya meraba kasar kulit Agni sambil melirik Yosua yang terlihat marah. "Sepertinya kau tidak ikhlas jika wanitamu ini disentuh oleh pria lain." Melirik Yosua. "Bagaimana bisa kau candi dengan wanita buta seperti dia!" Bhani meraba turun ke leher Agni dan tangan itu naik ke bibir Agni. "Auuwh!" Bhani berteriak karena jempolnya digigit oleh Agni. "Kurang ajar! Wanita sialan!" umpat Bhani menarik rambut Agni dengan kasar ke belakang.
102.5K viewsCompletedAdded to Library 99 Times as bibir manis
Read
+Library
Memar Termanis

Memar Termanis

suaranya bergetar, nyaris berbisik. Elisabeth hanya mengangguk lemah, matanya tak bisa menyembunyikan rasa sakit yang telah lama ia simpan. ** Dia adalah Paula Douma Rai yang saat ini berusia 27 Tahun, yang merupakan perempuan kabaret dari Le Crazy Horse; seorang penari sexy yang selalu digosipkan sebagai simpanan seorang pria tua kaya. Si pemilik tubuh sexy bak gitar spanyol; Paula memancarkan kecantikannya yang anggun dan ke sexy an yang memukau. Tatapan matanya tajam dan bibir yang penuh dan berkilau menunjukkan sisi sensual, sementara rambut hitamnya yang panjang menambah aura elegan pada dirinya.
101.4K viewsOngoingAdded to Library 43 Times as bibir manis
Read
+Library
Hasrat Panas Paman Dingin

Hasrat Panas Paman Dingin

Seorang pria dewasa yang nampak masih sangat bugar juga tampan di usianya yang sudah mencapai kepala tiga berjalan dengan langkah lebar, bersama tatapan tajam yang sedetik pun tidak terlepas dari Anin. "Pulang sekarang juga," ujar pria itu penuh penekanan. Anin menelan ludahnya susah payah. Devan? Mengapa omnya itu bisa ada di tempat ini?
102.3K viewsOngoingAdded to Library 59 Times as bibir manis
Read
+Library
Rahasia Bibi

Rahasia Bibi

Ibuku yang diliputi amarah menendangnya sekali. "Anakku baru berusia 19 tahun, gimana kau bisa sejahat itu? Anak 19 tahun pun tak kau lepaskan?" "Wanita sepertimu seharusnya mati saja!" Mereka saling melontarkan cercaan, memaki Tante tanpa henti. Sementara itu aku memalingkan wajah ke arah lain, tak berani menyaksikan pemandangan itu. Tak lama kemudian Paman menghentikan mereka dan berkata, "Sudah, sudah, Kak, Kak Ipar."
20.0K viewsCompletedAdded to Library 699 Times as bibir manis
Read
+Library
PREV
123456
...
10
SCAN CODE TO READ ON APP
DMCA.com Protection Status