Jodohku Musuhku
Bibi Lusy jadi kesem-sem sendiri setelah mendengar ucapan Rini.
“Lah, Bibi kenapa malah senyum-senyum seperti itu?” Tanya Rini.
“Bibi jadi ingat saat malam pertama dengan suami Bibi dulu. Hem, jadi rindu dengan dia. Semoga dia bahagia dia surga sana.”
“Haha, si Bibi. Kalau aku apa yang aku bayangkan ya Bibi. Boro-boro suami, pacar saja tidak punya.”
“Haha, makanya jangan kelamaan jomblo.”