Pustaka
Filter dengan
Status pembaruan
SemuaSedang berlangsungSelesai
Sortir dengan
SemuaPopulerRekomendasiRatingDiperbarui
Tamu yang Tak Diundang

Tamu yang Tak Diundang

Sambil netranya menatap Bu Resa. Bu Resa sendiri tampak bingung melihat kedatangan Mama Lila. Mungkin karena tidak kenal dan segan juga untuk bertanya karena belum dikenalkan olehku. Dia hanya diam menyimak. "Oh ini Ma, kenalkan Bu Resa. Langganan kuenya Medina. Alhamdulillah beliau suka dan jadi langganan tetap di sini," ujarku dengan riang mengenalkan Bu Resa pada Mama Lila.
1029.1K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 582 kali sebagai bilik
Baca
+Pustaka
Hajatan Tetangga

Hajatan Tetangga

jawab suami santai. "Kapan aku bilang kepingin, Pah?" kataku seraya melihat-lihat skincare itu, ada empat set dengan merk yang berbeda. "Maaf, Mah, kemarin aku buka F******k Mamah, ada empat inbok mau pesan skincare Mamah jawab, "tanya suami dulu, ya," aku setuju, sekalian kubelikan semua." "Idih, Pah, tanya suami dulu itu gak benaran, Pah,"
1041.9K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 1.2K kali sebagai bilik
Baca
+Pustaka
Kesendirian

Kesendirian

“Kamu, bisa Rib hari ini? Kita enggak lama, hanya cuci-cuci mata saja.” “Baik, Aku bisa, An. Kita ketemu di Mall Boxies, ya. Kamu jangan telat, An.” “Ok, deh, Rib. Pukul 04:15 aku sudah disana, ya.” “See you, Rib.” “See you too, An.”
102.3K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 62 kali sebagai bilik
Baca
+Pustaka
Putih Abu-abu

Putih Abu-abu

Apakah Tuhan tidak ingin melihatnya tanpa lebih dulu mengalami sakit? Devan terbatuk lagi. Ia membocorkan tabung kecil transparan di atas samping tempat tidurnya. Sebuah benda berisi obat-obatan yang kata Salmira vitamin tambahan untuk menjaga sistem kekebalan tubuh. Sudut sebelah sebelah. Selama ini Salmira sudah membohonginya. Salmira "Jadi, Mama udah bohongin Devan selama ini?"
104.3K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 126 kali sebagai bilik
Baca
+Pustaka
Anara

Anara

Lalu ke pelabuhan Ketapang, menyeberang ke pelabuhan Gilimanuk. Dia hanya makan dan minum sekedarnya saja, dan menghabiskan waktu sekitar 24 jam berkendara, hanya dengan tidur, membuat mood gadis itu, benar-benar hancur.Tapi Bryan dan teman-temannya tampak masih segar bugar. Mungkin mereka sudah terbiasa melakukan perjalanan seperti ini. Ah, sial! Anara merasa seperti di permainkan! *** Sebuah villa di atas bukit di kawasan Jimbaran, Nusa dua, Bali. Menghadap langsung ke arah tanjung Benoa. Villa yang mengusung konsep mediterania ini, memiliki pemandangan yang sangat indah.
9.93.0K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 74 kali sebagai bilik
Baca
+Pustaka
Bisikan Kematian

Bisikan Kematian

ucapku lirih, sulit sekali menahan kantuk. Pintu terdengar diketuk-ketuk seperti ada orang yang sedang ketakutan dan membutuhkan pertolongan. Setelah itu terdengar kikikan panjang,. Semua terhenti sejenak dari membaca Al-Quran namun tidak dengan Abah. Umi menatap tajam kearah pintu dan membuatku bergidik. Begitu banyak makhluk astral mengelilingi rumah ini. "Umi biarkan saya keluar," pintaku.
104.8K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 128 kali sebagai bilik
Baca
+Pustaka
Sasakala

Sasakala

Bab 13 Kututup mata untuk melihat air yang berada diujung sana Terasa bening namun jika disentuh akan berwarna biru Lalu kubuka kembali nyatanya hidup Didepanku, sebuah telaga hijau yang tak pernah disentuh Dikelilingi orang – orang yang seolah marah Dan aku tak tahu alasannya Kubiarkan itu berlalu dan kembali, sebuah telapak tangan yang masih terbuka
9.82.9K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 107 kali sebagai bilik
Baca
+Pustaka
KEMBALINYA SANG RATU

KEMBALINYA SANG RATU

Misteri Minyak Mala-Mala: Darah Pohon atau Kutukan? Di gudang bawah tanah Istana Wolio, botol-botol Mala-Mala berdesir seperti sekumpulan kunang-kunang yang terpenjara. Cairan di dalamnya berpendar hijau pucat, denyutnya selaras detak jantung Wa Ode Sandibula yang semakin kencang. “Apa kau dengar?” bisiknya pada asisten AI-nya yang berdiri kaku. Suara itu datang dari botol—desisan halus seperti akar menjalar di bebatuan, bisikan bahasa yang terlupakan sebelum manusia mengenal api.
3.4K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 67 kali sebagai bilik
Baca
+Pustaka
Bilik Lain di Rumah Suamiku

Bilik Lain di Rumah Suamiku

Rasanya menakutkan, pengap karena kedap udara sebagai penghantar suara. Apa di dalam bilik juga segelap itu? Kalau begitu bukan manusia yang disimpan Mas Yusuf di sana. Karena tak ada manusia yang bisa hidup tanpa pencahayaan dan udara yang cukup. Syukurlah kalau begitu. Tak berapa lama, terdengar suara bel berbunyi. Aku pun segera keluar untuk melihat siapa yang datang. Namun, baru akan turun tangga, Bibi sudah membuka pintu itu.
1065.0K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 2.3K kali sebagai bilik
Baca
+Pustaka
CEO Yang Hilang Ingatan

CEO Yang Hilang Ingatan

Bersih. Kubuka laci pertama nakas. Ada sebuah botol minuman beralkohol warna hitam. Masih ada sedikit sisa cairan di dalamnya. Ada sebuah kotak obat berwarna transparan. Kubuka penutupnya, masih tertinggal satu biji. Pil berbentuk bulat dan pipih, "Obat apa ini?" "Den …." Astaga, suara Bik Asih mengagetkanku.
1033.1K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 1.2K kali sebagai bilik
Baca
+Pustaka
Sebelumnya
123456
...
10
Pindai kode untuk membaca di Aplikasi
DMCA.com Protection Status