Pustaka
Filter dengan
Status pembaruan
SemuaSedang berlangsungSelesai
Sortir dengan
SemuaPopulerRekomendasiRatingDiperbarui
Penguasa Utara dan Sistem Intelejen Pengubah Takdir

Penguasa Utara dan Sistem Intelejen Pengubah Takdir

Bab 153 Ambisi Besar Ruang batu bawah tanah Frost Halberd Fortress lembap, dingin, dan berbau besi panas bercampur darah, seperti semacam api penyucian yang bengkok. Kalan digantung terbalik dari pilar siksaan, tubuhnya berlumuran darah, fisiknya yang dulunya tinggi dan kokoh kini hanya kerangka yang terguncang oleh kejang-kejang konvulsif.
9.78.5K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 330 kali sebagai bilik
Baca
+Pustaka
ISTRI BERCADARKU MANTAN MAFIA

ISTRI BERCADARKU MANTAN MAFIA

Jelaslah di mata Silsilia, ada beberapa tabung kecil yang panjang berdiri di dalamnya. Jumlahnya sekitar empat buah dan berisi cairan yang Silsilia tak ketahui. Berwarna hitam, merah, kuning dan bening, bergelembung-gelembung. Lalu ada sebuah tabung lagi yang cukup besar di samping rentetan tabung kecil panjang itu. Kelima tabung itu memiliki selang dan bersatu dengan selang besar yang terhubung pada Zaenal. Nampak ada uap-uap yang keluar dari kelima benda itu. Bella menekan sebuah tombol besar dan uap yang keluar dari kelima tabung itu seperti terhenti. Gelembung-gelembung dalam botol itu juga berhenti. Bella membuka tabung yang terbesar dan cairan hitam keluar membeludak seperti bah. Busuk
10273.7K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 6.6K kali sebagai bilik
Baca
+Pustaka
Kamu Akhirku, Berbalut Komedi Romantis-Tragis

Kamu Akhirku, Berbalut Komedi Romantis-Tragis

Sila setia mengekori Brian. Brian menghentikan langkahnya di depan sebuah ruangan, "Ini ruangan lo. Di depan sana ada ruangan yang punya delapan kubikel, semua anak buah lo, nanti silahkan kenalan sendiri. Sebelah kiri sana ada pantry kalau lo mau bikin minuman. Terus kalau mau ke toilet ada di ujung sana, paham?" Sila berusaha mencerna dengan baik, "Paham."
2.3K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 85 kali sebagai bilik
Baca
+Pustaka
Binar Kalbu

Binar Kalbu

Hanya perlu waktu dua bulan untuk seorang Abbian meluluhkan hati Rine yang sekeras karang di lautan. Makan malam seorang diri terasa begitu hambar bagi Rine. Satu-satunya asisten rumah tangga, Bi Jum namanya, juga sudah pamit pulang sehingga menyisakan kesepian. Suara denting sendok yang beradu dengan piring menjadi musik yang meramaikan. Dia hendak menghubungi Abbian, tetapi egonya menahan itu. Cewek dengan kaus oblong dan celana pendek itu enggan ketergantungan kepada siapa pun dengan alasan apa pun. Terpaksa, dia menikmati sepiring nasi dengan lauk ayam goreng dan sambal terasi seorang diri. Sesendok demi sesendok nasi mulai dikunyah walau teramat pelan. Selera makannya selalu menguap ket
2.4K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 84 kali sebagai bilik
Baca
+Pustaka
SILARIANG

SILARIANG

’ Batin Tenri sambil menyeka sudut matanya. Pekerjaan Tenri menginput data dan pembukuan telah selesai sebelum senja. Dia merasa senang karena bisa pulang lebih awal dan memasak untuk suaminya. Dipilihnya menu ikan bandeng pallu mara khas Sulawesi Selatan dan tumis kangkung pedas kesukaan mereka berdua. Biasanya Tyo pulang setelah magrib dan semua makanan sudah tersaji di meja.
102.2K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 84 kali sebagai bilik
Baca
+Pustaka
Pembalasan Saudara Kembar

Pembalasan Saudara Kembar

Rasa jijik membuat tangan kanan diturunkan. Angel berjalan menelusuri ruangan. Dipojok ruangan tersebut terdapat hordeng besar berenda berwarna hijau muda. Alat-alat silver berjejer rapi ditempat yang telah disusun. Obat dalam botol dan beberapa alat suntik lain bekas pakai tergeletak di wadah silver. Sebuah ranjang seperti milik rumah sakit biasanya orang menyebutnya Brankar. Sampah yang berisi kapas penuh noda merah. Angel menahan bau amis dari noda tersebut. "Darah segar."
9.832.4K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 1.1K kali sebagai bilik
Baca
+Pustaka
Dikira S Rank, Ternyata Aku Babysitter F Rank

Dikira S Rank, Ternyata Aku Babysitter F Rank

Bab 238: Kelulusan Bima Raka menatap Bima yang terbaring. "Sepertinya ada yang butuh ganti popok." Ctek. [Instant Diaper Change] Lalu mengeluarkan sesuatu dari kantongnya. Botol susu. Mordred mengernyit. "Apa—" Raka mengabaikannya. Membuka tutup botol. Cairan di dalamnya berwarna putih keemasan. Aroma manis menguar — hangat, seperti pagi hari di padang rumput.
102.1K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 61 kali sebagai bilik
Baca
+Pustaka
Di Balik Tirai

Di Balik Tirai

bisik Dewi, "kita harus tetap tenang. Jangan biarkan dia tahu kita ketakutan." Namun sebelum Maria sempat menjawab, suara keras terdengar dari luar. Rizal melempar sesuatu ke arah rumah. Sebuah botol kaca pecah di depan pintu, isinya tumpah ke lantai kayu di teras. Aroma bensin langsung menyengat udara. Maria menatap botol itu dengan mata terbelalak, napasnya tercekat.
1.6K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 42 kali sebagai bilik
Baca
+Pustaka
Permaisuri Gila! Kaisar Tak Bisa Melepaskanmu

Permaisuri Gila! Kaisar Tak Bisa Melepaskanmu

Dia memegang sebuah alat kecil berbentuk obeng sonik yang menyala biru. "Ayolah, dasar rongsokan tua," desis gadis itu. "Buka pintunya, atau aku ledakkan engselmu." Rick memiringkan kepala. Pencuri? Di siang bolong? Nyalinya besar juga. Lemari kaca itu berisi sebuah gulungan kuno bertuliskan: [BLUEPRINT SISTEM DRAINASE KOTA BAWAH TANAH AETHELGARD - RAHASIA NEGARA].
1023.4K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 725 kali sebagai bilik
Baca
+Pustaka
KINASIH

KINASIH

Sekitarnya masih sama seperti beberapa hari yang lalu, gelap, sunyi dan terasa semakin mencekam. Pelan tapi pasti, Asih mendekati pintu. Masuk ke sebuah ruangan kosong yang penuh dengan sarang laba-laba. Satu dua kelelawar berterbangan di atas kepalanya dan Asih terus mendekati ruang yang dia ingat sebagai tempat persembunyian. "Berhenti!"
1.5K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 60 kali sebagai bilik
Baca
+Pustaka
Sebelumnya
1
...
45678
...
10
Pindai kode untuk membaca di Aplikasi
DMCA.com Protection Status