Filter By
Updating status
AllOngoingCompleted
Sort By
AllPopularRecommendationRatesUpdated
DINAR

DINAR

ikuti saja dinar, kakek lebih tau semuanya" ucap kakek tanpa banyak bicara tentu saja dinar yang kebingungan akhirnya menuruti kemauan kakek, dan mengangkat tubuh raccel yang mungil itu ke kamar mandi "letakkan dia disana"kata kakek sambil menunjuk bathup dipojokan kamar mandi yang besar, dan kakek menghidupkan airnya sampai setengah dari bathup, dinar yang bingung hanya menuruti kakeknya, karena dia berfikir kakek lebih tau segalanya tentang raccel, termasuk orangtuanya, dan tidak mungkin kakek membahayakan raccel, dinar meletakkan raccel dengan pelan kedalam bathup yang sudah terisi air setengahnya.
105.7K viewsCompletedAdded to Library 119 Times as bilik
Read
+Library
Bilik Lain di Hati Suamiku

Bilik Lain di Hati Suamiku

Kini saatnya memasukkan alat tersebut ke dalam botol. Ze menarik napas dalam. Satu dua detik terlalui. Lalu Ze mengangkat alat test kehamilan tersebut. Dua netranya berbinar, air mata mengalir dari kedua pelupuk. "Apa ini jawaban terbaik Rabbi?" *** Bersambung. Hamil nggak ya? Terima kasih sudah membaca. Utamakan baca Al-Quran.
9.743.2K viewsCompletedAdded to Library 1.2K Times as bilik
Read
+Library
Home

Home

33 Biru Runa, bentar lagi aku sampai rumah Siap-siap, ya Welcomesel Aku perlu siap-siap apa, Mas? Kondom? Biru Gausah, buat apa? Welcomesel IH MAS KAYA SERIGALA DEH GANAS BANGET KAYANYA ABISGINI AKU LANGSUNG TEKDUNG DEH MAS :( Biru Mikirin apaan sih kamu -_________,- ]
1012.8K viewsCompletedAdded to Library 371 Times as bilik
Read
+Library
Pembalasan Saudara Kembar

Pembalasan Saudara Kembar

Rasa jijik membuat tangan kanan diturunkan. Angel berjalan menelusuri ruangan. Dipojok ruangan tersebut terdapat hordeng besar berenda berwarna hijau muda. Alat-alat silver berjejer rapi ditempat yang telah disusun. Obat dalam botol dan beberapa alat suntik lain bekas pakai tergeletak di wadah silver. Sebuah ranjang seperti milik rumah sakit biasanya orang menyebutnya Brankar. Sampah yang berisi kapas penuh noda merah. Angel menahan bau amis dari noda tersebut. "Darah segar."
9.832.2K viewsCompletedAdded to Library 1.1K Times as bilik
Read
+Library
BIDADARI YANG HILANG

BIDADARI YANG HILANG

jawabnya. Selalu itu jawaban yang Allea berikan. Allea tinggal di sebuah apartemen. Tidak ada yang tahu keberadaannya, kecuali aku dan mama. Aku menyewa satu asisten untuk menemani Allea agar tidak sendirian di sini. "Mbak Lia, masak apa? Maaf tadi bibi ketiduran. Sini, biar bibi gantiin masak," ucap Bibi Herni—asisten yang aku sewa.
4.8K viewsCompletedAdded to Library 106 Times as bilik
Read
+Library
MEETING YOU

MEETING YOU

Tanya Zay. Bilqis mengangguk dengan polos sambil menatap kekasihnya tersebut, "iya, emang kenapa?" Tanya Bilqis. "Gak geli apa mandi berdua?" Sambung Zay. "Yaelah, punya kita juga sama kali. Cuma beda ukurannya aja kali ya," balas Bilqis sambil menaikkan turunkan alisnya. Nafeesa menggeplak lengan sahabatnya, "sumpah ya otak lo udah sangat tercemar dengan video mesum," ujar Nafeesa masuk ke dalam kamar mandi.
1012.8K viewsCompletedAdded to Library 268 Times as bilik
Read
+Library
BERSAMANYA

BERSAMANYA

Huo Mian naik lift ke lantai sembilan dan berhenti di depan Unit 902. Tepat ketika dia akan mengetuk, dia melihat bahwa pintunya tidak tertutup sepenuhnya... Dia perlahan membuka pintu. Saat dia masuk, dia melihat sepasang sepatu hak tinggi wanita di ambang pintu. Mereka berwarna ungu dan sangat seksi. Dia kemudian mendengar suara-suara genit datang dari dalam kamar tidur ... "Ugh, kamu belum mandi! Cepat, kau menjijikkan~”
104.1K viewsOngoingAdded to Library 140 Times as bilik
Read
+Library
HUMAIRA

HUMAIRA

"Apa yang dipermasalahkan?" "Laki-laki bajingan itu Bu." "Ada apa lagi? Dia sudah tenang Jaka." "Dia menularkan penyakit terkutuk kepada kami semua." Kesal Jaka sambil menekan keningnya dengan kelima jarinya. "Maksud Kamu penyakit apa Jaka?" Ibu terkejut. "Aids Bu. Aids." "A... Apa?" Ibu sangat terkejut. "Astagfirullah Jaka. Kenapa bisa begitu?"
103.3K viewsOngoingAdded to Library 110 Times as bilik
Read
+Library
Sangkur Pora

Sangkur Pora

"Mas nga-ngapain di sini?" ucapku terbata seraya menutup bagian dadaku dengan menyilangkan kedua lengan. Lalu segera beringsut mundur sedikit menjauh dari lelaki itu. Mas Adry mengucek-ngucek matanya. "Dingin banget Dek di lantai. Dah mirip musim dingin di Korea Utara. Mas liat Adek juga meringkuk kedinginan gak pake selimut. Makanya mas naik ke atas."
103.0K viewsOngoingAdded to Library 66 Times as bilik
Read
+Library
LALI

LALI

Di surau itulah Asih selalu mempasrahkan hubungannya dengan sang kekasih. Jam berlalu dengan cepat. Jam beker di meja sebelah tempat tidurnya sudah menunjukkan pukul sepuluh malam. Namun matanya masih saja bersinar terang. Tak seperti biasanya. Di jam-jam seperti sekarang ini sudah mulai terasa berat. Matanya menerawang jauh. Di tatapnya plafon kamar yang juga terbuat dari anyaman bambu yang sudah mulai di penuhi dengan kukus gantung. Ternyata, ingatan Asih belum puas dengan kejadian tadi sore. Mungkin malam ini ia akan membayar tuntas perihal ingatan tersebut. Tanpa sadar, bibir mungilnya kembali tersenyum. Matanya semakin memancarkan kebahagian yang tersembunyi begitu dalam. Ia bangun dari
106.0K viewsOngoingAdded to Library 178 Times as bilik
Read
+Library
PREV
1
...
5678910
SCAN CODE TO READ ON APP
DMCA.com Protection Status