Salah Kamar
Saling berpegangan tangan sambil menikmati macetnya ibu kota.
Doni menarik tangan Arum, lalu mengecupnya dengan penuh kelembutan. Wajah Arum pun merona merah, saat diperlakukan begitu manis oleh calon suaminya. Taka memandang pemandangan di depannya dengan jengah. Menurut pemuda itu, tetehnya terlalu lebay. Yah … pasti seorang Arum bangga dengan apa yang dirasakannya saat ini. Jodoh pertama yang hanya staf kantor percetakan yang telah mencampakkannya dengan kejam, digantikan Tuhan dengan kehadiran seorang lelaki pintar, kaya, dan seorang dokter. Tidak ada yang lebih disukuri oleh Arum daripada dipertemukan dengan Doni.
Hot Chapters