Pendekar Bukit Meratus
Paham di nafsu dan tiga wanita dewasa di depannya ini sudah mulai nakal dan siap di caplok.
“Sialan, kenapa mesti buka baju sih, perasaan udara di sini adem ayem saja,” pikir Boon Me pusing sendiri, lalu tengak lagi minumannya, kali saking pusingnya, langsung dari botol araknya hingga hampir ludes.
Terkekeh ke tiga wanita ini melihat kelakuan Boon Me, mereka saling bisik dan tertawa berderai. “Perjaka tong-tong,” ceplos Omeh, hingga makin merahlah wajah Boon Me.