Filter dengan
Status pembaruan
SemuaSedang berlangsungSelesai
Sortir dengan
SemuaPopulerRekomendasiRatingDiperbarui
Bukan Perawan Tua

Bukan Perawan Tua

Mama dan Papa juga tak kalah kejam. Hanya karena sering mendapat cibiran dari para tetangga bahwa anaknya ini perawan tua, Papa dan Mama tega menikahkanku dengan bocah ingusan yang usianya bahkan dibawah tujuh tahun dariku. Beda usia tujuh tahun, gaes! Bayangkan! Aku lebih mirip induk bebek dari pada seorang istri. Dia masih dua puluh tahun. Ya ampun! Masih imut-imut harusnya. Tapi ini, kok, ya amit-amit. Wajahnya lumayan cakep, sih. Hidungnya mancung juga. Cuma kulitnya kusam. Mungkin karena dia sering kerja di bengkel.
1028.8K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 894 kali sebagai bokep kakek tua
Baca
+Pustaka
Elmaut Berwajah Merah

Elmaut Berwajah Merah

Ha Ha Ha Melihat wajah si kakek berubah ceria, Thian Sin memberanikan diri bertanya. “Siapa nama kakek dan ada hubungan apa kakek dengan nenek guruku? Si kakek langsung menjawab. “Aku Yok Kwi ( Tabib Setan ) suami Ban Tok Kui Bo.”
1014.3K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 372 kali sebagai bokep kakek tua
Baca
+Pustaka
PERJAKA NEXT LEVEL

PERJAKA NEXT LEVEL

Aku kalah. Mendadak, si kakek menoleh, mata mereka bertemu. 'Gawat!' Nobu buru-buru memalingkan muka, pura-pura kagum pada keramik dinding. Entah apa yang menarik pada keramik kotor itu. Yang jelas dia sangat malu ketahuan sedang mengintip "anu" si kakek. “Apa kau pernah bercinta, Anak Muda?"
101.9K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 52 kali sebagai bokep kakek tua
Baca
+Pustaka
Suami Pilihan Kakek

Suami Pilihan Kakek

Aku Ero, cucu dari teman lama almarhum Kakek Latief," jawab Ero sambil melirik ke arah wanita cantik yang tengah memperhatikannya. "Mungkinkah ini adalah pria yang dimaksud oleh Kakek? Akan tetapi kenapa penampilannya kumal sekali? Apa iya Kakek ingin aku menikah dengan pria seperti ini?" batin Sellandra. Nadia dan Ibrahim memperhatikan dengan seksama penampilan dari pria bernama Ero ini. Kumal dan berantakan. Jelas sekali kalau pria ini bukan berasal dari kalangan berada.
9.871.0K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 2.6K kali sebagai bokep kakek tua
Baca
+Pustaka
SANG INDIGO

SANG INDIGO

Di dadanya seperti ada bekas sabetan senjata tajam. “Beli apa Ki?” tanya Ujang. Aki adalah sebutan pria tua yang sudah berumur bagi masyarakat sunda. Luna memperhatikan seniornya melayani kakek tersebut seakan sudah terbiasa. Dia sama sekali tidak merasakan takut. “Rokok!” ucap Kakek tersebut. Luna bisa melihat setiap detiknya, darah menetes dari tubuh lelaki tua tersebut. Membuat Luna sedikit mual, namun dia mencoba untuk menahannya.
1043.4K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 1.5K kali sebagai bokep kakek tua
Tampilkan Ulasan (50)
Baca
+Pustaka
Rainfall
Halo semua, autor di sini. maaf banget sempet lama hiatus. sebenernya ada alasan kenapa hiatus lama. ada kejadian janggal ketika autor nulis sang indigo ini. salah satunya ketika lagi nulis ada yang nendang kursi sampe jatoh padahal autor di rumah lagi sendiri. sekarang aku bakal coba nulis lg ...
Renti Sucia
Bagus banget ceritanya. Kasian Luna, diperlakukan begitu buruk karena punya kemampuan bisa lihat makhluk halus. Bener kayaknya, ya, punya kemampuan begitu itu nggak selalu menyenangkan sprti di film2.
Baca Semua Ulasan
MANTANMU JADI ISTRI BOS

MANTANMU JADI ISTRI BOS

“Aduh, Akung… Jangan pura-pura nggak kenal gini, dong. Pakai Bahasa Indonesia aja, ya? Akung juga tau saya nggak ngerti Bahasa Inggris. Wong Ndeso aku iki, Kung…” Pria tua yang dipanggil Akung (Kakek-dalam bahasa Jawa) itu terkekeh, “Sengaja, biar kamu kapok. Lagian lama banget kamu. Nggak sopan nyuruh orang tua nungguin kamu buang hajat gitu."
3.2K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 116 kali sebagai bokep kakek tua
Baca
+Pustaka
Membagi Jatah Untuk Ipar dan Mertua

Membagi Jatah Untuk Ipar dan Mertua

kata si kakek dan Mante yang pernah ‘masuk’ pesantren hingga 2X setelah membunuh para preman dulu, tanpa kesulitan baca niat puasa dan doa makan setelahnya. Sebelum makan Mante kenalkan dirinya dan tujuann, si kakek ini tersenyum kecil saja minta di panggil Kakek Urap, sesaat Mante kaget, nama ini mengingatknnya pada nama mantan Panglima dan Perdana Menteri kerajaan ayang bebnya di masa lalu, tapi wajah si kakek ini tentu saja beda, banyak keriput di wajahnya . Mante sampai 2X nambah dan dia sendawa saking kenyangany, si kakek ini tersenyum dan tidak menolak saat Mante sodorkan rokoknya, untuk menunggu azan subuh.
9.42.4M DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 68.5K kali sebagai bokep kakek tua
Tampilkan Ulasan (79)
Baca
+Pustaka
littlematchstick
lumayan rame ceritanya, namanya cerita bebas dibuat meskipun gak masuk akal, bisa2nya orkay yg duitnya triliunan kalah info sama buronan ??? buronan tahu semua info detail orkay siapa tp orkay kesusahan cari info buronan dimana ??? kocak abisss .........
Adelia
maaf mengotori kolom komentarnya izin promosi cerita aku, aku harap kakak dapat membaca cerita aku dan memberikan nilai kepada cerita aku terimakasih kak Judul: Amnesti Sang Eksekutor Aku hanya ingin satu malam pelarian untuk melupakan pengkhianatan mantan kekasihku.
Baca Semua Ulasan
SEPEDA TUA WARISAN KAKEK

SEPEDA TUA WARISAN KAKEK

hibur Ibu saat Bapak datang dengan membawa sepiring martabak manis. Senyum lelaki tua yang terlihat keriputnya dimana-mana itu merekah. Tak ada gurat sakit hati di mukanya. Entah terbuat dari apa hati Bapak ini. Kalau jadi aku, sudah aku marahin itu adik yang kurang ajar sama yang tua. "Nggak apa, biar saja. Yuk, kita makan martabak ini. Lumayan tadi ada gratisan dari Pak RT," celetuk Bapak lalu mencomot satu iris martabak manis berisi kacang juga keju.
1036.8K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 1.0K kali sebagai bokep kakek tua
Baca
+Pustaka
Menikahi Kakakku yang Koma

Menikahi Kakakku yang Koma

Ia menyilangkan kaki dengan gerakan yang sangat tenang—terlalu tenang untuk seseorang yang baru saja diancam akan kehilangan jabatannya– lalu akhirnya mengangkat wajah. Matanya mengunci pria tua itu, lalu beralih ke wanita di sampingnya, sebelum kembali ke tengah. “Sudah?” satu kata itu keluar dari mulut Tama. Rendah, datar, dan terdengar sangat mengejek di tengah keseriusan mereka. Pria tua itu mengernyitkan dahi. “Apa maksud Anda?” “Sudah bicaranya?” ulang Tama.
101.9K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 54 kali sebagai bokep kakek tua
Baca
+Pustaka
Tiga Bayi Sang Mafia

Tiga Bayi Sang Mafia

ucap Cakra. "Iya sama-sama, saya tunggu kedatangan Pak Cakra dan keluarga. Hati-hati pulangnya, kalau lewat pohon kelapa lari saja ya," ujar pria tua tersebut. Cakra dan yang lainnya menyerngitkan kening, lari? Pak tua tersebut tersenyum dan meninggalkan mereka. "Pohon kelapa apa ini? Kelapa sawit apa kelapa muda? Soalnya banyak ini," ucap Beno lagi.
10119.8K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 3.4K kali sebagai bokep kakek tua
Baca
+Pustaka
Sebelumnya
1
...
5678910
Pindai kode untuk membaca di Aplikasi
DMCA.com Protection Status