Hello, Mantan!
Ia ingin menendang kaki Arsenio di bawah meja, atau lebih baik ia melempar sendok ke arah lelaki itu.
“Sen…,” desisnya pelan. “Nggak semua hal harus lo ceritain di sini.”
Lah? Kenapa? Kan gue cuma bicara fakta,” jawab Arsenio tanpa rasa bersalah sedikit pun.
“Fakta yang nggak perlu diumbar,” sahut Hagia cepat.
“Eh, tapi benar, loh,” sela Sinta, mencoba mencairkan suasana. “Mbak Gia sama mantannya emang masih baik banget. Tiap dua Minggu sekali pasti ke Jakarta nemuin kamu kan, Mbak?”
Bab Populer