Filter dengan
Status pembaruan
SemuaSedang berlangsungSelesai
Sortir dengan
SemuaPopulerRekomendasiRatingDiperbarui
Memoar Rasa

Memoar Rasa

London Square "Mas lihat deh, lucu banget kan bonekanya! Kalau aku beli itu, kamu suka gak?" "Eh iya tuh, boneka pandanya lucu kaya kamu. Pipinya tembem." Ujarku dengan nada meledek. "Ih, mas pasti ngeledek aku karena aku gendutan ya. Udah ah, Bunga mau ngambek aja sama mas." "Hehehe, gak bunga, bukan begitu. Aku emang suka sama perempuan yang pipinya tembem. Keliatannya lucu dan juga aku seneng mainin pipi yang tembem."
2.2K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 43 kali sebagai boneka untuk jomblo
Baca
+Pustaka
Bukan jodoh

Bukan jodoh

Kata Ridwan "Iya wan sama-sama." Kata Nia "Gimana masalah hati aman?" Tanya Ridwan "Aman dong." Kata Nia "Masalah love gimana aman?" Tanya Ridwan lagi "Aman-aman aja. Kamu sendiri gimana itu soal love masih aman gak? " Kata Nia "Ya aman lah kan aku jomblo. Hehehe... " Kata Ridwan sambil tertawa "Jomblo sih tapi gebetannya banyak. Hahaha... " Kata Nia
106.0K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 197 kali sebagai boneka untuk jomblo
Baca
+Pustaka
BUKAN KUMPUL KEBO

BUKAN KUMPUL KEBO

Dan tadi sudah mulai di persiap kan dekorasi nya. Sebelum pulang ke rumah. Rey mampir ke konter. Untuk membeli sebuah poncel. Pria itu akan membeli kan hadiah pada Putri. Agar gadis itu tak kesepian di rumah. Dan diri nya bisa menghubungi nya jika nanti akan pulang larut malam. "Assalamu Alaikum." Suara seseorang dari luar. Putri yang sedang duduk di kursi tamu. Menjawab salam dan bankit. Hendak membuka kan pintu.
1.6K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 65 kali sebagai boneka untuk jomblo
Baca
+Pustaka
Terpikat Pesona Mas Penyiar Radio

Terpikat Pesona Mas Penyiar Radio

Lucu sekali. Kami berjalan bergandengan tangan, entah Sejak kapan tangan kami bertautan. Rasanya nyaman. Lebih nyaman ketika menggandeng tangan kak Ilham. “Bonekanya berapa, Bu?” tanyaku sambil menunjuk boneka panda. “Kalau yang besar itu Rp.100.000, kalau yang kecil kayak gini cuma Rp.30.000. Yang harga 100 itu bahannya bagus Mbak, dijamin awet sampai punya anak.”
104.9K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 107 kali sebagai boneka untuk jomblo
Baca
+Pustaka
Rahasia Di Balik Lelaki Miskin Adalah Lelaki Kaya

Rahasia Di Balik Lelaki Miskin Adalah Lelaki Kaya

Makanya Bosnya selalu mengijinkan Reyhan setiap minta ijin. Di jalan pulang kos, Reyhan mampir membeli Boneka di salah satu toko terdekat untuk ulang tahunnya besok. Dia menganggap Boneka itu adalah kakaknya yang hadir disaat ulang tahunnya. Kemudian dia akan menulis usianya di Boneka tersebut dengan Spidol Permanen, sehingga tidak akan pernah terhapus selama dia menyimpan dan membawa Boneka Boneka itu tinggal bersamanya.
8.8299.5K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 6.9K kali sebagai boneka untuk jomblo
Baca
+Pustaka
Ada Hantu Di Ujung Jalan

Ada Hantu Di Ujung Jalan

Disana duduk sebuah boneka tua lusuh dengan wajah pucat, mata melotot, dan senyum menyeramkan. Dimas langsung menutup mulutnya sendiri agar tidak berteriak. “INI… INI… INI BONEKA ANABEL, WOY!!!” Jaka melongo. “Hah?! Kok bisa?! Boneka kenangannya ke mana?!” Briga mendekat pelan. “Tunggu… kok kayaknya aku kenal boneka itu. Ini boneka sitaan dari kamp pelatihan kasus rumah berhantu dua minggu lalu!”
1.4K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 32 kali sebagai boneka untuk jomblo
Baca
+Pustaka
Dokter Cinta Pemikat Hati

Dokter Cinta Pemikat Hati

Mereka kemudian saling menatap dan membuang wajah karena canggung. “Aku bosan bermain boneka,” ujarnya, yang membuat Jayme tampak mengerutkan kening kala menoleh pada gadis kecilnya itu. “Lalu apa yang ingin kau mainkan?” tanya pria itu. “Aku mau seperti yang dipunyai temanku.”
106.8K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 210 kali sebagai boneka untuk jomblo
Baca
+Pustaka
Gadis Cupu Milik Sang Kapten Basket

Gadis Cupu Milik Sang Kapten Basket

Malas sebenarnya menemani Jo bermain seperti ini, apalagi di tempat yang seramai ini. “Ni pakai kalau lu mau main, Chel!” ucap Jonathan menyodorkan kartu pada Rachel. Namun Rachel tak tertarik, dia pun menolak. Kemanapun Jonathan mencoba permainan, Rachel mengikutinya. Bukan keinginannya, melainkan karena tangan Jo yang terus menariknya untuk ikut. “Nih buat lu!” Jonathan menyodorkan boneka monyet warna merah muda pada Rachel. Boneka sebesar telapak tangannya yang didapat dari mesin capit boneka.
1051.8K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 1.0K kali sebagai boneka untuk jomblo
Tampilkan Ulasan (53)
Baca
+Pustaka
Cleo Voltra
Wih, novel baru nih (≧∇≦) semangat ya kak update babnya hihi Jo sama Rachel pasti sama-sama tertekan setelah tau mereka dijodohin nih. Yang sabar ya kalian wkwk. Aku juga gak nyangka sama Jo, biang kerok kayak dia ternyata pewaris perusahaan Lesham Corp, keren nih. Rachel, Jo, akur-akur ya lu pada
Linda Malik
Terima kasih untuk kalian yang mengikuti karya Gadis Cupu Milik Sang Kapten Basket ini sampai akhir. Beribu rasa terima kasih, aku ucapkan untuk kalian yang sudah mau mendukung dan berkomentar positif. Mohon tunggu untuk karya aku selanjutnya. 🤍
Baca Semua Ulasan
Sang Maharaja yang Terlupa

Sang Maharaja yang Terlupa

Rumput-rumput kecil di sekitarnya layu dan menghitam. Di tengah lingkaran tanah mati itu, tergeletak sebuah benda kecil. Arga berjongkok, hatinya berdegup kencang. Benda itu bukan jimat batu atau tulang hewan seperti yang biasa digunakan dukun lokal. Itu adalah sebuah boneka kecil anyaman jerami, seukuran telapak tangan. Boneka itu dibentuk kasar menyerupai sosok manusia, dengan rambut hitam asli—bukan serat tanaman, melainkan rambut manusia sungguhan—yang diikat rapat di kepalanya. Di dada boneka itu, tertancap sebuah duri panjang dari tulang ikan pari, dan di sekelilingnya tersebar bubuk merah halus.
10678 DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 20 kali sebagai boneka untuk jomblo
Baca
+Pustaka
Skandal Satu Malam Sang Presdir

Skandal Satu Malam Sang Presdir

Pelayan itu tersenyum ramah, mengajak Smith dan Vicky lebih jauh ke dalam toko, di mana boneka-boneka besar dengan berbagai warna dan ekspresi menunggu seperti teman yang sabar. Smith menatap deretan boneka itu, namun pikirannya melayang kembali ke Laura dan janin kecil di rahimnya—sebuah kehidupan baru yang mungkin menjadi alasan ia kembali belajar merasakan. “Tidak heran jika para wanita menyukai boneka. Ternyata memang sebagus dan selucu ini,” gumam Smith sambil menatap boneka beruang besar di depannya. Senyum tipis muncul di wajahnya, dan ia terkekeh pelan, seolah menemukan sesuatu yang tak pernah ia sadari sebelumnya.
107.1K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 156 kali sebagai boneka untuk jomblo
Baca
+Pustaka
Sebelumnya
123456
...
10
Pindai kode untuk membaca di Aplikasi
DMCA.com Protection Status