Pembantu Baruku Ternyata ....
"Ssstttt ... jangan teriak-teriak, nanti kedengaran Mama. Mel, kamu ingat tidak, boneka yang dulu kamu masukin ke dalam tasku?"
Aku menganggukkan kepala.
"Boneka apa?" tanyanya bersidekap dengan memajukan wajahnya ke arahku.
"Boneka barbie," ucapku.
"Nah, sekarang dia sudah berubah, tidak lagi jadi boneka barbie."
"Jadi apa?" tanyaku mengernyitkan kening.
"Boneka santet!"
"Astaghfirullah!"