The Hottest Desire (Bahasa Indonesia)
Bara juga berbisik, “Tidak perlu takut. Bukankah orang yang paling kau takuti saat ini berada di sampingmu? Tenanglah, aku sendiri yang akan memastikan tidak akan ada yang menyentuhmu, bahkan untuk menyentuh sehelai rambutmu.”
Karena bisikan Bara tersebut, entah kenapa Makaila sedikit banyak merasakan ketenangan menyusup ke dalam hatinya. Ya, dengan perlakuan Bara yang manis dan hangat, Makaila bisa menikmati waktunya ini. Padahal, sejak awal Makaila sudah skeptis jika dirinya tidak akan bisa menikmati waktunya di luar rumah. Namun, Bara ternyata sanggup membuatnya menikmati waktunya ini. Makaila senang saat dirinya bisa menemukan banyak buku yang sudah lama diinginkan olehnya di toko buku.