Pendekar Naga Petir
“Tunjukkan dirimu!”
Cahaya di depan berkedip, membentuk siluet samar — tinggi, berselimut kabut keperakan. Wajahnya tidak terlihat, tapi matanya menyala lembut, bukan mengancam.
“Aku... yang tersisa dari apa yang pernah disebut Langit Lama,” ucapnya perlahan. “Aku lahir sebelum hukum diciptakan, sebelum dunia dipecah menjadi terang dan gelap.”