Tetanggaku Luar Biasa
“Kamu kan, pernah bilang sama aku, kalo kamu bosan terjebak dalam hubungan yang mengikat. Kamu bosan sama rumah tanggamu, makanya kamu kabur, kan?”
Aku diam saja, karena tidak tahu harus menjawab apa. Aku memang pernah mengatakan pada Satya, bahwa aku bosan dengan rumah tanggaku. Padahal, waktu itu aku mengatakan hal itu hanya untuk mencari alasan agar bisa menghabiskan waktu bersamanya. Tetapi, ternyata Satya menganggap serius ucapanku itu.
“Jadi, Sis, kita nikmati saja waktu kita saat ini. Jangan pikirkan yang lain.”