Pembalasan Sang Dokter Jenius
Di sana, ada sebuah teko aluminium besar yang sudah menghitam karena sering dipanaskan di atas tungku kayu, dan beberapa gelas beling tebal.
“Mumpung Pak Bima belum turun,” tawar Pak Darto, matanya berbinar. “Mas Joko mau ngopi? Kopi hitam, Mas. Kopi tubruk asli, gulanya gula batu. Panas, kental, hitam. Bukan kopi sasetan encer kayak di kantor.”