Duchess : Terlahir Kembali Demi Dendam
“Menggelikan, Bree. Aku…”
Rad ingin meneruskan omelannya, tapi persediaan udara dalam paru-parunya sudah habis. Rad bisa menahan napas jauh lebih panjang dari orang lain, tapi tetap ada batasnya.
Rad mundur menjauh untuk mengambil napas. Itupun tak bisa dengan lega. Sedikit saja mengisi paru-parunya dengan udara, aroma Bree menyerbu. Membuat Rad kembali harus memejamkan mata, sambil menggeram. Bersusah payah menahan diri.