MEZZALUNA [Indonesia]
Marah, benar-benar marah setelah mendengar jawaban Ash tentang minuman berwarna merah seperti darah, cairan tersebut diberikan oleh si sulung Argent, Loui.
Sudah tiga puluh menit lamanya Lyla menyisir hampir ke seluruh sudut kampus, mencari sosok Loui. Namun, ia masih belum menemukannya. Ia hanya bertemu Malia, bersama dua Argent lainnya –salah satunya adalah orang yang ia benci.
Kesal karena pencariannya tak menemui titik terang, Lyla memutuskan untuk kembali ke study room, tas tangan miliknya masih tertinggal di sana.
Hot Chapters