Resep Rahasia Sang Pecundang
“Bangun, belanja di pasar yang sama dengan pedagang lain, memasak, melayani pelanggan, pulang, tidur. Tidak ada pertemuan rahasia. Tidak ada pemasok misterius. Tidak ada transfer dana yang mencurigakan. Dia bersih. Terlalu bersih.”
“Omong kosong!” bentak Adrian di ujung sana. “Tidak mungkin orang dengan kemampuan seperti itu hidup seperti pertapa. Terus cari!”
Baskoro menghela napas, mengembuskan asap rokok kreteknya ke udara malam. Ia sedang berjongkok di atas atap sebuah ruko, menatap ke arah rumah kontrakan Radit yang gelap. “Ada satu hal yang aneh, sih.”
Bab Populer