Pustaka
Filter dengan
Status pembaruan
SemuaSedang berlangsungSelesai
Sortir dengan
SemuaPopulerRekomendasiRatingDiperbarui
Suamiku Berondong Seksi

Suamiku Berondong Seksi

Segelas coklat hangat mengeluarkan aroma manis menggoda. Saat ini suasana hati Anita cukup baik, setelah ide konyol tapi menjanjikan itu muncul begitu saja. Dia menilai pria itu bagaikan seorang pembeli yang akan membeli sebuah barang, memastikan barang tak memiliki cacat dan cela agar dia puas mendapatkannya. Sama halnya seperti pembeli, dia tentu harus memastikan barang itu mulus tanpa cacat.
9.67.2K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 216 kali sebagai brondong manis
Baca
+Pustaka
Satelliciocis Satellite

Satelliciocis Satellite

Louis pun menyeruput brendinya. "Mengapa kau memasukkan brendi ke dalam teko? Mengapa tak menuangnya langsung dari botolnya?" tanya Pete seraya menyeruput brendinya. Dan menjentikkan lidahnya sekilas lalu menjawab, "Sengaja menipu kalian dan memberikan sedikit pelajaran bahwa Don't judge books by its cover itu benar. Kalian kira isinya pasti teh dan kalian akan memakiku. Namun, tada! Isinya brendi enak lokal Inggris." Lalu Dan menarik kotak yang terselip di bawah piring kudapan kemudian membukanya. "Kusediakan pula rokok asli dari Kairo. Aku tak berbohong. Cium saja aromanya, Geordies."
103.7K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 130 kali sebagai brondong manis
Baca
+Pustaka
Berondong Simpanan Istriku

Berondong Simpanan Istriku

desak Samsul tak sabar. Intana tersenyum kecil melihat reaksi wajah Samsul yang sudah berkerut. "Mas. Apa kamu tahu, aku punya teman namanya Tante Lola. Setiap hari dia nongkrong di cafe mencari berondong muda untuk bisa memuaskan hasratnya yang tinggi, yang tak pernah dia dapat dari suaminya. Bahkan tidak satu berondong, dia bisa layani dua berondong sekaligus dalam satu malam. Bahkan ia berani bayar sampai puluhan juta untuk memenuhi hasratnya itu."
9.333.7K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 707 kali sebagai brondong manis
Baca
+Pustaka
Dendam Manis Suami Sempurna

Dendam Manis Suami Sempurna

Di sana sudah terhidang banyak makanan hasil olahan para koki yang dia pekerjakan. "Selamat pagi, Tuan. Apa pagi ini Tuan ingin minum cappuccino seperti biasa?" Sudah menjadi kebiasaan dari Mbok Darmi untuk menghampiri tuannya saat lelaki itu datang ke ruang makan. "Boleh. Buatkan seperti biasa. Hari ini, tolong masukkan lebih banyak gula," sahut Bastian tanpa menoleh ke arah Mbok Darmi. Lelaki itu tengah membaca beberapa e-mail penting dari karyawannya.
1.7K DibacaTertahanDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 41 kali sebagai brondong manis
Baca
+Pustaka
Pasangan Kencan Butaku Ternyata Bos di Tempat Kerja

Pasangan Kencan Butaku Ternyata Bos di Tempat Kerja

Tengok in Dhea dong, Bang? Bram mengganti kamera belakang, tampak aneka seefood satu meja terhidang di atas meja terlihat sebuah lengan mulus berada di meja tersebut. "Mas mau makan apa? Lia ambilin, ya? Mas kan suka kepiting asam manis seperti ini, kan?"
9.9270.7K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 6.0K kali sebagai brondong manis
Baca
+Pustaka
Cinta Manis Suamiku

Cinta Manis Suamiku

Ada beberapa kotak kue di atas meja makan dan terlihat enak. “Sepertinya Bapak yang beli, Bu. Tapi, Pak Bagas yang bawa tadi.” Lentera kali ini mendongak menatap Bibi. Lalu kembali menatap pada kue-kue tersebut yang sudah mengeluarkan aroma manis dan durian. “Pak Bagas bilang beliau dari Pekanbaru, Bu. Jadi oleh-oleh yang dibawa kebanyakan aroma durian.” Bibi lagi-lagi menjelaskan.
102.8K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 85 kali sebagai brondong manis
Baca
+Pustaka
Suami Brondong Nona Presdir

Suami Brondong Nona Presdir

“Makasih Naina.” Gadis itu mengangguk sembari tersipu. “Aku yang membuat bumbunya, coba kamu cicipi gimana rasanya.” Devan menganggukkan kepala, Ia meraih satu tusukan sate dan mulai memakannya. “Gimana, Dev?” Manik milik Naina berbinar menatap pada Devan. “Enak.” Naina tersenyum senang. Ponsel Devan berbunyi. “Aku mengangkat telepon sebentar.”
103.2K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 112 kali sebagai brondong manis
Baca
+Pustaka
Ditinggalkan di Pelaminan, Dinikahi Sepupu Tunangan

Ditinggalkan di Pelaminan, Dinikahi Sepupu Tunangan

Aroma manis jagung berpadu gurihnya santan seketika menguar, menggugah selera siapa saja di ruangan itu. "Hmmm… ini enak!" puji Kakek Aiden setelah suapan pertamanya. Matanya berbinar cerah. "Manisnya pas, teksturnya lembut, dan tidak bikin seret di tenggorokan. Terima kasih, Nada.” "Hanya puding rumahan biasa, Tuan," balas Nada merendah sambil tersenyum senang melihat buah tangannya dihargai.
1093.9K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 3.4K kali sebagai brondong manis
Tampilkan Ulasan (47)
Baca
+Pustaka
Masruroh Masruroh
seru cerita nya kak, baca bab awal aja udh di bikin esmoni sama kelakuan Lionel yg ninggalin melody,hanya demi Ruby,,, untung saja da demien yg tiba" ngajakin melody nikah, pasti seru secara kan demien sama Lionel sodaraan. sukses terus buat bukunya kak....
Mrs.B
Maaf ya thor, izin promosiin novel teman ya. judulnya "DI ANTARA SUAMIKU DAN SAHABATNYA: RAHASIA DI BALIK KEHAMILANKU." Premis: Seorang istri yang terjebak di antara suami dan sahabat suaminya harus menyimpan rahasia kehamilan yang bisa menghancurkan pernikahan sekaligus persahabatan mereka.
Baca Semua Ulasan
Suamiku Brondong

Suamiku Brondong

Tak berselang lama Yudha muncul bersama Rio, lalu ia membacakan sebuah pantun cinta untuk Shofi. "Pohon jambu pohon manggis. Hanya satu pohon bidara. Walaupun di sana banyak gadis. Tetapi hanya Shofi yang kucinta." Seketika wajah shofi bersemu merah antara geli juga kesel dengan bicinnya lelaki beralis tebal itu. "Wow, so sweet!" "Beruntungnya, Dia, ya!" "Oh, yudha, manis banget."
1010.0K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 349 kali sebagai brondong manis
Baca
+Pustaka
Benih Terlarang Bos Brondongku

Benih Terlarang Bos Brondongku

Devan menyodorkan sepotong daging ke arahku dengan penjepit logam. “Coba ini,” katanya, matanya menatapku dengan senyum tipis. “Yang ini matangnya pas banget.” Aku tertawa kecil, menerima potongan itu dengan garpu. “Kamu yakin? Tadi hampir gosong.” “Justru itu rahasianya. Gosong sedikit, baru terasa smokey-nya.” Aku mencicipinya. Dagingnya lembut, bumbunya meresap sempurna. Aku mengangguk pelan. “Enak."
105.5K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 158 kali sebagai brondong manis
Baca
+Pustaka
Sebelumnya
1
...
5678910
Pindai kode untuk membaca di Aplikasi
DMCA.com Protection Status