Menyia-nyiakan Ketika Dia Ada, Menyesal Setelah Dia Pergi
Berkat bakat seni dan selera estetikanya yang luar biasa, Carmel segera mendapat pengakuan.
Dia mulai ikut menangani berbagai pameran, sesekali bahkan memamerkan karya-karyanya sendiri. Namun, dia menggunakan nama pena, Mel.
Dia juga belajar berselancar. Dia mengenakan bikini, berdiri di atas papan selancar, meluncur mengikuti ombak. Kulitnya yang kecokelatan berkilau diterpa matahari. Senyumannya begitu cerah dan bebas. Seolah seluruh bayang-bayang masa lalu benar-benar telah ditinggalkan jauh di belakang.