Bukan Mantan
“Dih, sorry! Gak bakalan aku kayak kamu jadi cowok bucin ngarepin anak SMP yang juteknya minta ampun.”
“Heh? Anak SMP itu adik kamu kalau kamu ingat.”
Elang dan Royyan malah sibuk berdebat seperti biasa. Aku hanya memutar bola mataku, malas. Fokusku kini teralihkan ke si dingin, Reihan.
“Abri bilang, jodoh itu takdir yang gak bisa diubah, ‘kan?”
Aku mengernyit mendengar pertanyaan Reihan, “Iya betul, kenapa?”