Filter By
Updating status
AllOngoingCompleted
Sort By
AllPopularRecommendationRatesUpdated
Pernikahan tanpa Bahagia

Pernikahan tanpa Bahagia

“Aku butuh buket bunga untuk acara perusahaan besok.” Dian yang sedang di belakang memberi isyarat agar Aruna melayani. Dengan gugup, Aruna mendekat. “Oh... tentu. Bunga seperti apa yang Anda inginkan?” Pria itu tersenyum tipis. “Yang sederhana, tapi elegan. Seperti... dirimu.” Aruna tertegun. Pipinya merona. “Maksud Anda?” Pria itu terkekeh kecil. “Maaf, maksudku... seperti yang kau rangkai tadi. Aku lihat dari luar, indah sekali.”
1.3K viewsOngoingIdinagdag sa Library 47 Beses bilang buket bunga sederhana
Read
+Library
Jatuh ke Pelukan Panas Tuan CEO

Jatuh ke Pelukan Panas Tuan CEO

Gaun pengantin putih berlapis renda menyelimuti tubuhnya dengan lembut. Di tangannya, ia memegang buket lily of the valley— Melambangkan kebahagiaan yang kembali dan cinta yang murni. Bunga ini mungil berbentuk lonceng dipadukan dengan salah satu bunga yang langka, Myrtle—melambangkan cinta abadi dan kesuburan. Salah satu bunga yang selalu dipakai oleh keluarga kerajaan Inggris. Butuh usaha untuk Samantha mendapatkan buket bunga indah itu untuk cucunya, Lizbeth. Jantung Lizbeth berdegup kencang. Sejak bangun tidur, ia belum bertemu dengan Lucien. Perasaan haru dan gugup datang silih berganti.
1075.2K viewsKumpletoIdinagdag sa Library 2.7K Beses bilang buket bunga sederhana
Read
+Library
Bunga yang Telah Mekar Enam Puluh Kali

Bunga yang Telah Mekar Enam Puluh Kali

Matanya penuh senyum. "Prosedur pemulangan telah selesai. Ini bunga yang dipetik kedua anak pagi ini. Mereka ingin mengucapkan selamat atas kepulangan dari rumah sakit." Nathan dan Nolan bersandar di kedua sisi. "Tante Emily, lihat, masih ada embun di bunga-bunga ini!" "Tante Emily, bunga-bunga ini membuatmu terlihat sangat cantik!" Brian menggenggam tangan Emily, kedua anak itu mengikuti di sisi kiri dan kanannya. Mereka berempat meninggalkan bangsal, membuat para perawat di belakang mereka iri.
3.3K viewsKumpletoIdinagdag sa Library 97 Beses bilang buket bunga sederhana
Read
+Library
The Present Of Love

The Present Of Love

Gadis ini akan mengajarkan cara merangkai bunga, buket yang indah tergantung keterampilan orang yang membuatnya. “Harus teliti ya!” Gadis itu mengingatkan. Dia mengambil lembar demi lembar kertas buket yang bergliter dan ada juga yang jaring-jaring, tidak lupa menyiapkan pita love, gunting dan selotip. Kertas buket pun dilipat sesuai bagiannya, ada yang warna terang paling samping dan warna soft di tengah, satu persatu mengelilingi bunga dan diberikan perekat. Untuk sentuhan terakhir bagian depannya diberikan jaring-jaring dan diikat pita bertuliskan love atau thank you.
1013.0K viewsKumpletoIdinagdag sa Library 505 Beses bilang buket bunga sederhana
Read
+Library
Mengejar Cinta Nona WO

Mengejar Cinta Nona WO

"Nggak tahu. Nggak ada kartu ucapan." Aku menerima buket bunga itu dan membawanya ke meja kerjaku. Bunga-bunga itu sangat indah dan harum. Ada mawar merah, lily putih, dan beberapa jenis bunga lain yang nggak aku kenal. Saat sedang mengagumi bunga-bunga itu, aku melihat ada sebuah amplop kecil terselip di antara tangkai bunga. Aku mengambil amplop itu dan membukanya.
2.3K viewsKumpletoIdinagdag sa Library 76 Beses bilang buket bunga sederhana
Read
+Library
Tanda Cinta Tuan Benjamin

Tanda Cinta Tuan Benjamin

“terimakasih.” “Katanya wanita sangat menyukai hal-hal indah, seperti bunga yang mudah layu. Ku pikir kau juga begitu!” ucap Benjamin. Wajahnya merona merah yang berusaha di sembunyikan. “Memang benar bunga mudah layu, namun maknanya sangat dalam.” Rhea menatap buket bunga itu dengan ekspresi sedih. Senyum yang Rhea tunjukan tak selebar biasanya dengan ekspresi sedih.
103.6K viewsOngoingIdinagdag sa Library 126 Beses bilang buket bunga sederhana
Read
+Library
Hasrat Liar Sang Kakak Ipar

Hasrat Liar Sang Kakak Ipar

Bukan sebuah kotak kali ini, melainkan buket bunga. Lea mengerjap ketika pria itu menyerahkan buket itu padanya. Bukan mawar, bukan lili, tetapi bugenvil. Kelopaknya yang lembut berwarna keunguan, merah muda, dan putih tampak kontras dengan suasana mewah ruangan ini. Lea menyentuh bunga-bunga itu perlahan, membiarkan ujung jarinya menyusuri kelopak yang tampak hampir transparan di bawah cahaya lampu.
1011.0K viewsKumpletoIdinagdag sa Library 308 Beses bilang buket bunga sederhana
Read
+Library
Bukan Simpanan CEO

Bukan Simpanan CEO

Tidak ada tanda-tanda Elden mengiriminya pesan setelah pertemuan mereka. Ia memerhatikan kembali buket bunga itu, buket cantik berwarna kuning cerah. Bunganya mengembang dengan kelopak bergelombang, sangat halus dan lembut ketika disentuh. Ia tidak begitu tahu jenis-jenis bunga, tapi menurutnya bunga itu cantik dan cerah. Teringat akan jam masuk kantor, ia meletakkan buket itu di mejanya, lalu mengunci pintu kamarnya.
1028.9K viewsKumpletoIdinagdag sa Library 839 Beses bilang buket bunga sederhana
Read
+Library
Dosenku di Siang Hari, Suamiku di Malam Hari

Dosenku di Siang Hari, Suamiku di Malam Hari

Arlina menoleh padanya dengan senyum cerah, "Kalau soal cinta, tetap paling seru jatuh cinta sama Pak Rexa." Arlina memang pintar mengucapkan kata-kata rayuan pada Rexa dan Rexa juga memang sangat menyukainya. Keningnya sedikit mengendur, matanya pun dipenuhi senyum. "Buket sebesar ini, sayang sekali kalau disimpan di rumah. Cepat atau lambat akan layu." "Nggak masalah. Senyum yang kamu tunjukkan saat menerima bunga itulah nilai sejati bunga ini, jadi sama sekali nggak ada yang sia-sia."
9.81.9M viewsKumpletoIdinagdag sa Library 46.0K Beses bilang buket bunga sederhana
Ipakita ang mga Review (198)
Read
+Library
kopilatte
ijin promo ya kak author. mampir yuk kak ke kopilatte yang judulnya Residen Rahasia Sang Dokter Pewaris. Seorang residen yang di nikahi oleh dokter konsulennya. Mengubah kisah seorang anak yatim menjadi nyonya besar istri calon pemilik rumah sakit tempatnya bekerja. makasi kak.
Es merah delima
Ijin tanya dong teman2 pembaca novel ini yang uda beres baca.. ada adegan dewasa nya ga novel ini? Biar ga abis2in koin aku. Soalnya permasalahannya ga gitu berat. Uda jadi pasutri tp malu2 kan bingung aku
Basahin ang Lahat ng Review
Satu Malam Bersama Adik Suamiku

Satu Malam Bersama Adik Suamiku

"Aku repot karena aku mau. Lagipula, aku nggak tahan lihat kamu stres terus." Sore itu, mereka mengunjungi sebuah toko bunga kecil di pusat kota. Pemilik toko, seorang wanita tua yang ramah, dengan sabar membantu mereka memilih bunga. "Aku rasa mawar putih dan baby breath bakal cocok banget," kata Rita, menunjuk sebuah rangkaian bunga sederhana namun memikat. Ayla mengangguk dengan mata berbinar. "Ini sempurna. Aku suka sekali."
2.5K viewsKumpletoIdinagdag sa Library 97 Beses bilang buket bunga sederhana
Read
+Library
PREV
1
...
45678
...
10
I-scan ang code para mabasa sa App
DMCA.com Protection Status