MENANTU AMBURADUL
Sungguh pelit amat si Ibu ini pada kami, seakan-akan kami adalah perusuh saja, dan seolah harta Ilyas akan luntur jika kami yang ikut menikmati.
“Aduuh perutku lapar nih,bYas, kebetulan sih kami bertiga belum makan. Ada makanan enak nggak ya?” seperti biasa, Mbak Rini akan makin berulah jika Ibu yang mencegah. Hahahaha.
“Banyak Mbak, pilih saja menunya. Ini ada kok pilihannya.” Ilyas menyodorkan sebuah buku menu makanan yang bisa di pesan di Rumah Sakit ini.