Stetoskop Hati
“Ada beberapa sih, tapi kan lo tahu kalau gak boleh copy paste dari internet. Harus menggunakan bahasa sendiri. Mestinya yang jadi acuan kita itu buku, Na. Gimana kalau kita ke Gramed?”
“Nah, iya emang lebih akurat kalau dari buku. Sumbernya udah pasti terpercaya. Oke, nanti kita ke Gramed. Tapi gue pesen minum dulu ya, haus banget.”
“Oke.”
Aku melambaikan tangan untuk memanggil pelayan. Salah satu dari mereka menghampiriku seraya memberikan buku menu.
Aku membuka lembar demi lembar buku menu. Membaca sejenak varian makanan dan minuman yang disuguhkan. “Saya mau green tea, tapi yang dingin ya. Terus sama french fries.”
Hot Chapters