Suamiku Jadul
tanya suami pada pelayan.
"Sate Jando, Pak,"
"Astagfirullah, sate jando? Yang masak janda gitu?"
"Bukan, Pak, itu payudara sapi,"
"Astagfirullah!" kembali Bang Parlin istighfar.
Kami kembali ke hotel, tak puas rasanya yang makan sate tersebut. Suami malah tak menghabiskan satenya, karena pelayannya bilang sate payudara sapi. Entah karena dia peternak sapi atau apa aku tidak tahu.