PACAR ABANGKU SAKIT JIWA
"Hai Emily, sorry ya, nggak ngabarin dulu."
Raya, dengan tampilan modis, mengulurkan setangkai mawar merah yang rupanya tadi dia sembunyikan di belakang tubuhnya. Aku kebingungan, sementara Mama mencubit pinggangku dari belakang.
"Hey, apa-apaan nih?" Aku tertawa kecil, bingung dan juga tak enak.
"Kata orang, mawar merah itu tanda cinta, Em. Jadi…"
Sikat na Kabanata