Filter dengan
Status pembaruan
SemuaSedang berlangsungSelesai
Sortir dengan
SemuaPopulerRekomendasiRatingDiperbarui
Anak Jendral dan Desa Penyamun

Anak Jendral dan Desa Penyamun

katanya sambil menyodorkan uang kembalian Bara. Baru saja beberapa langkah tak jauh dari warung makan itu, Bara dicegat oleh beberapa orang dengan wajah yang sangar. "Kalau lewat di sini harus bayar!" bentak salah satu pria, saat menatap Bara dengan tajam. Bara memundurkan langkahnya. "Apa kau penjaga tiket?" Pria itu menggertakkan giginya. "Besar juga nyalimu?"
2.1K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 74 kali sebagai mengapa pemilik warung memberi uang kembalian
Baca
+Pustaka
KUKEMBALIKAN GAJI SUAMI PADA IBUNYA

KUKEMBALIKAN GAJI SUAMI PADA IBUNYA

Gegas kubalas mumpung dia masih online. |Terima kasih banyak sebelumnya, Yas. Maaf sudah merepotkan. Nanti kalau sudah ada dana, InsyaAllah segera kukembalikan. Besok pagi kita ketemu di warung sembako Pak Bidin saja gimana, Yas? Aku nggak punya nomor rekening. Pakai punya Mas Feri pasti kena omel nanti.|
10114.0K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 4.2K kali sebagai mengapa pemilik warung memberi uang kembalian
Baca
+Pustaka
Di Bawah Kendali sang CEO

Di Bawah Kendali sang CEO

ucap Erik sekali lagi yang membuat sang pemilik toko menghela napas. “Kau tidak perlu membayar. Kau ini, sudah berhari-hari datang ke sini dan membayar lebih. Sebelum kami memberikan kembalian kau sudah pergi lebih dulu! Lama-lama aku bisa kaya mendadak jika kau terus datang ke sini!” Sang pemilik melirik taksi yang terparkir. Lalu berjalan ke sana, mengeluarkan dompet dan menyerahkan beberapa Euro pada si supir taksi. “Nah, aku juga sudah membayarkan ongkos taksimu. Pergilah, kau harus menemui wanita yang kau cintai itu bukan?”
1010.7K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 332 kali sebagai mengapa pemilik warung memberi uang kembalian
Baca
+Pustaka
Dewa Pedang Tanah Pasundan

Dewa Pedang Tanah Pasundan

Itu pun sepertinya merupakan warga setempat. Beberapa saat kemudian, pemuda itu sudah selesai menyantap semua makanannya. Caraka segera menghampiri pemilik warung untuk melakukan pembayaran. "Semuanya 30 keping tembaga, Den," "Baiklah," ia segera mengeluarkan kepingan uang yang ada di balik saku bajunya. "Bu, maaf, kalau boleh tahu, ini namanya kampung apa?" tanyanya setelah si ibu pemilik warung memberikan kembalian.
104.1K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 125 kali sebagai mengapa pemilik warung memberi uang kembalian
Baca
+Pustaka
Kembalinya sang Pewaris

Kembalinya sang Pewaris

"Aku sudah membayarnya, bukankah kau tidak berhak mengomel lagi?" ujar Glenn dingin, tatapannya terlihat menakutkan. Sang pemilik warung itu hanya terdiam, merasa kalah lantaran uang yang diberikan oleh Glenn kepadanya jumlahnya lebih banyak dibandingkan yang seharusnya. Glenn tersenyum sinis melihat orang itu lalu melangkahkan kakinya menjauh dari warung yang sedang penuh pelanggan itu.
1057.2K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 1.5K kali sebagai mengapa pemilik warung memberi uang kembalian
Baca
+Pustaka
Bukan Istri Pilihan Suamiku

Bukan Istri Pilihan Suamiku

ucap pemilik kantin. "Jangan gitu Pak, saya udah jarang datang kesini sekali datang malah digratisin," ucapnya yang mengeluarkan uang dari dalam dompetnya dan meletkan di atas meja kasir tersebut. "Kembaliannya Pak," ucap pemilik kantin. "Udah nggak usah dikembalikan," jawab Daffin. "Terima kasih ya Pak semoga ibunya sehat-sehat terus," ucap istri pemilik kantin tersebut dengan begitu sangat sopan ya.
9.492.9K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 3.3K kali sebagai mengapa pemilik warung memberi uang kembalian
Baca
+Pustaka
Kupinang Mantan Istriku

Kupinang Mantan Istriku

Akan lebih baik jika bertemu di titik yang tidak menyulitkan satu sama lain. Setelah masuk, sang pemilik toko keluar lagi membawa ponsel beserta uang kembalian untuk Ammar. "Sudah saya telepon katanya akan segera datang. Ini kembaliannya, Mas." Katanya memberikan sisa uang pembelian bensin. Ammar menolak dengan halus, "Sudah, ndak usah. Simpan untuk gantiin pulsa Bapak aja." "Wah, terimakasih Mas. Sini duduk dulu, Mas. Di situ panas." Tawarnya sambil mendorong kursi plastik.
1044.6K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 1.6K kali sebagai mengapa pemilik warung memberi uang kembalian
Tampilkan Ulasan (15)
Baca
+Pustaka
Ziza Ziz S
asikk cerita nya.. permulaan nya bikin kesel ama watak umi + abi + pameran utama..masing² selfish kasihan ayudia.. byk pengajaran yg bisa jd dukungan dlm cerita ini... sesungguhnya Allah SWT tidak akan membebankan hambanya sesuai dengan kudratnya sendiri....
Ainun Putri
sudah ada beberapa novel kubaca, alur ceritanya sama. hanya saja, para author nya mengemas kisahnya dengan alur sedikit berbeda-beda. Di mana suami istri berpisah dan si istri nikah lagi kemudian suami keduanya meninggal lalu kembali rujuk dengan suami pertama. menurutku ceritanya bagus.
Baca Semua Ulasan
KUKEMBALIKAN KEKASIHMU

KUKEMBALIKAN KEKASIHMU

Meski dia tahu permintaan Dany sedikit gila, tapi Dany berusaha utnu tetap melakukannya. “Gampang, jagain mantan tunanganku. Sebelum itu, jangan lupa belikan dia Pizza karena pizza adalah makanan kesukaannya Anggrek.” titah Verell yang memberikan beberapa lembar uang kepada sahabatnya itu. “Gak usah, Rel.” Dany menahan tangan Verell agar tak memberikannya uang, karena Dany sendiri tergolong dari keluarga kaya, karena menerima permintaan Verell saja Dany sudah merasa sangat bersyukur.
1.9K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 56 kali sebagai mengapa pemilik warung memberi uang kembalian
Baca
+Pustaka
Di balik Mahar Sepiring Nasi Goreng Seafood

Di balik Mahar Sepiring Nasi Goreng Seafood

sebut Aryo. "Dua puluh, sepuluh, lima belas, enam ribu. Semuanya lima puluh satu, Mas. Bayar lima puluh ribu saja." Aryo menyerahkan selembar uang seratus ribu. Pemilik warung menerima uang dari Aryo lalu memberi kembalian lima puluh ribu. "Makasih ya, Mas." Pemilik warung tersenyum. "Sama-sama, Bu."
105.6K DibacaTertahanDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 157 kali sebagai mengapa pemilik warung memberi uang kembalian
Baca
+Pustaka
Nabrak Jodoh

Nabrak Jodoh

kata penjaga warung. "Maaf Pak, saya lama. Tadi saya ambil teh botol, terus gorengannya 3. Uangnya kurang nggak ya?" tanya Radit menanggapi penjaga warung tempat ia menunggu Mila tadi. "Oh nggak Mas, tadi saya panggil buat ngasih kembalian ke Mas nya, " katanya sambil menyodorkan uang lima dan dua ribuan.
5.514.0K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 335 kali sebagai mengapa pemilik warung memberi uang kembalian
Baca
+Pustaka
Sebelumnya
123456
...
10
Pindai kode untuk membaca di Aplikasi
DMCA.com Protection Status