Filter By
Updating status
AllOngoingCompleted
Sort By
AllPopularRecommendationRatesUpdated
Tawanan Hasrat Raja Lingga

Tawanan Hasrat Raja Lingga

Suaranya pecah, antara panik dan takut kehilangan. Arga memeriksa pola cahaya di tubuh Zhiya dengan mata serius—ia mengenali simbol-simbol itu. Mereka adalah tanda peningkatan resonansi roh, fase sebelum kutukan sepenuhnya mengambil alih. Tiba-tiba, cahaya hijau pucat menyala dari tubuh Zhiya, memancar kuat hingga memenuhi ruangan. Ibu Zhiya menjerit kecil dan spontan mundur.
3.6K viewsOngoingAdded to Library 142 Times as cahaya patronus
Read
+Library
KUTUKAN DARAH EMAS

KUTUKAN DARAH EMAS

Cahaya lilin yang goyah membuat bayangan di ruangan itu bergerak liar. "Kau pemuda yang tadi menolong kami?" tanya Ibu Panti, suaranya parau. "Terima kasih, Nak. Tapi apa lagi yang kau cari di sini?" Kael berdiri tegak. Penutup mata sutra hitam yang melingkari matanya membuatnya tampak asing dan tenang. Kael berusaha keras menekan aura spiritualnya agar tidak beresonansi dengan energi kehidupan biasa di ruangan itu.
632 viewsOngoingAdded to Library 15 Times as cahaya patronus
Read
+Library
Raja Dunia Bela Diri!

Raja Dunia Bela Diri!

Cahayanya menyilaukan dan benar-benar menjadi satu dengan kuali tersebut. Lin Tian tampaknya mengerti mengapa artefak kuno atau harta sihir diperlukan untuk menampung Cahaya Suci. Cahaya Suci ini adalah cahaya suci kuno tanpa bentuk. Jika menggunakan harta biasa, Cahaya Suci akan mengalir masuk lalu menghilang. Hanya artefak suci sejati yang dapat memungkinkan cahaya itu menyatu ke dalam harta sihir, sehingga menciptakan pancaran Cahaya Suci di dalam ruang batin harta tersebut.
9.550.1K viewsOngoingAdded to Library 1.8K Times as cahaya patronus
Read
+Library
Di Kehidupan ke-56, Aku Menaklukkan Sang Raja Varka

Di Kehidupan ke-56, Aku Menaklukkan Sang Raja Varka

Sementara itu, Kepala Tabib Caspian dan asistennya, Tabib Betrix, sedang mengatur beberapa alat pengukur mana di sekitar Kaelan. "Uji cobanya sangat sederhana, Yang Mulia," ucap High Lord, menunjuk kotak kaca berisi Batu Pemanas Abadi yang memancarkan cahaya keemasan hangat. "Anda hanya perlu menggenggam batu itu dengan tangan kosong. Energi murninya akan langsung meresap dan mengikat inti sihir kutukan Anda."
103.5K viewsCompletedAdded to Library 117 Times as cahaya patronus
Read
+Library
Transmigrasi Sang Nona Antagonis

Transmigrasi Sang Nona Antagonis

Cahaya itu berputar perlahan di udara, membentuk lingkaran kecil lalu memanjang, menyempit, dan akhirnya… sebuah figur mungil muncul dari pusat cahaya. Bersayap transparan berkilau, tubuhnya ramping, auranya memancarkan wibawa tinggi yang tidak mungkin dimiliki peri biasa. Rambutnya memantulkan cahaya keemasan, dan mata kecilnya bersinar penuh pengetahuan.
104.8K viewsCompletedAdded to Library 115 Times as cahaya patronus
Read
+Library
Terlahir Kembali Dan Terjebak Bersama Tujuh Vampir Tampan

Terlahir Kembali Dan Terjebak Bersama Tujuh Vampir Tampan

Ia mengeluarkan selembar kertas berisi catatan pola cahaya dari Kunci Perak yang sempat Lucien gambar di paviliun. Ia menunjukkan kertas itu kepada mereka. "Lihat. Pola cahaya dari Kunci Perak ini sama persis." Jarinya mengikuti garis-garis yang tergambar di atas kertas. "Cahayanya tidak bergerak lurus ke depan atau ke atas. Semuanya berputar ke arah yang berlawanan." Selena menatap kembali jam raksasa itu. "Itu pasti bukan kebetulan. Pola ini adalah petunjuk untuk membaca mesin menara nya."
10557 viewsOngoingAdded to Library 13 Times as cahaya patronus
Read
+Library
Cinta Sagita

Cinta Sagita

~Dalam gelap sekalipun akan tetap ada cahaya harapan walau hanya setitik~ Gelap, Sagita hanya melihat gelap, tidak ada cahaya sama sekali. Ia hanya bisa mendengar duru napas dan detak jantungnya. Sagita pasrah, ia merasa mungkin kini ia telah mati. Ia merasa jika ia hanya tinggal mendengar malaikan Izrail berseru. Benar saja, beberapa saat kemudian, Sagita melihat cahaya putih. Cahaya itu terang dan terasa lembut mengenai mata, tidak menyilaukan sama sekali. Cahaya itu mendekati Sagita, seolah punya kaki. Lalu cahaya terang tersebut menggumpal dan membentuk wajah dan tubuh manusia. Sagita menarik napas dalam-dalam. Ia seperti itu wajah siapa.
1014.7K viewsCompletedAdded to Library 544 Times as cahaya patronus
Read
+Library
Istri Badas VS Pelakor Keji

Istri Badas VS Pelakor Keji

Aku menggigit bibir, menahan napas, dan dengan segala kekuatan yang tersisa, kuarahkan pusaka ke arahnya. “Sekarang!” Aku mendorong pusaka itu ke atas, melepaskan cahaya paling kuat yang pernah kurasakan. Cahaya itu seperti ledakan matahari, memancar dan memenuhi ruangan dengan panas yang luar biasa. Sosok hitam itu tak bisa menghindar. Cakarnya menyentuh cahaya, dan tubuhnya mulai meleleh dalam nyala terang yang membakar.
3.5K viewsCompletedAdded to Library 125 Times as cahaya patronus
Read
+Library
Tiga Cawan Sakti

Tiga Cawan Sakti

Chaz menatap dalam ke mataku. Aku tidak mungkin bisa berbohong bahwa aku berhasil merebut cawan itu dari penyihir yang kubunuh di hutan. Chaz tahu segala hal tentang penyihir hitam. Tetua-tetua penyihir tidak akan membiarkan sembarang penyihir bawahan memegang cawan itu kecuali pada saat ritual. Sedangkan aku tak bisa memikirkan alasan lain yang masuk akal.
106.4K viewsCompletedAdded to Library 160 Times as cahaya patronus
Read
+Library
PREV
1
...
5678910
SCAN CODE TO READ ON APP
DMCA.com Protection Status