Cahaya Biru
Baru hendak melegakan pikiran, terdengar suara nyaring yang mengejutkan.
"Priiiitt! Berhenti, Cahaya, berhenti!" seru Pak Baru, guru BK, dari kejauhan.
Aku berpura-pura tuli, berharap bisa lolos dari perhatian beliau, sembari merasa jantungku semakin tidak karuan. Berbagai skenario hukuman sudah melintas di benakku, membuatku semakin cemas dan geram pada hari sial ini.
Hot Chapters