Dewa
Kupersembahkan ragaku untuk mereka semua.
Dia lalu terjun ke dalam laut, seketika rembulan sabit yang semula seperti pisang mendadak melingkar dengan sempurna. Waktu itu juga pelaut yang mendengar dan melihat adegan menyedihkan dari Purnama menjerit-jerit histeris. Pelaut itu meminta tolong kepada orang yang di situ, sayang nyawa Purnama tak terselamatkan. Sejenak langit melintir menjadi gelap, perlahan rembulan menerangi dunia, airmata langit menetes padahal tidak ada kabut malam itu. Angin berdesis kencang! Para pelaut dan semua orang yang menyaksikan kejadian itu terpaku lalu menyebut bulan di atas adalah bulan Purnama. Perkumpulan dari kepingan-kepingan luka pemuda itu menerangi jagad ra
Bab Populer