Library
Filter By
Updating status
AllOngoingCompleted
Sort By
AllPopularRecommendationRatesUpdated
Dendam Kuntilanak Merah

Dendam Kuntilanak Merah

Dia mencoba menerka dan fokus pada sentuhannya. "Hi-hi-hi!" Sesuatu itu mengikik nyaring. Maymun memekik, lantas terpelanting. Kilatan cahaya dari luar, sedikit membantu memberikan penerangan hingga ke dalam rumah. Mata Maymun terbelalak tak percaya. Ternyata sosok hantu perempuan berkebaya merah itu nyata adanya, bukan hanya di mimpinya saja. Hantu kuntilanak merah itu kini tepat berhadapan-hadapan dengannya.
106.1K viewsOngoingAdded to Library 128 Times as cahaya redup
Read
+Library
Hidden Secret

Hidden Secret

Jlub… Liana menancapkan bulopin tepat di tengah prisma itu. Perlahan, cahaya merah di setiap sisi benda itu redup satu demi satu. Namun, mereka tidak menyadari efek ketika inti itu berhenti bekerja. Bloommm…
1011.6K viewsOngoingAdded to Library 451 Times as cahaya redup
Read
+Library
Kilau Cincin yang Memudar

Kilau Cincin yang Memudar

Nathan adalah kepala Departemen Bedah Jantung termuda di Kota Pelabuhan. Semua orang bilang, tangannya paling mantap, dan hatinya juga paling dingin. Namun aku tahu, bukan berarti dia tidak pernah luluh hati. Hanya saja, kelembutannya tak pernah diberikan untukku. Sehari setelah pertunangan kami, ayahku mendadak terkena stroke dan dilarikan ke ruang gawat darurat. Perawat memintaku mencari keluarga pasien karena persetujuan tindakan harus ditandatangani. Orang pertama yang kuhubungi adalah Nathan. Telepon berdering lama sekali sebelum akhirnya diangkat. Dari seberang terdengar tangis lirih seorang wanita. Itu mantan kekasihnya, Widya. Nathan merendahkan suaranya. "Dya sedang mengalami serang
1.6K viewsCompletedAdded to Library 60 Times as cahaya redup
Read
+Library
Senja itu belum redup

Senja itu belum redup

Ia mendongakkan kepalanya ke atas dan melihat ada sebuah bintang berkedip padanya. "Aku pernah merasakan luka, dan aku takut itu terulang kembali," jawab Nana pada akhirnya. "Tapi gak semua cowok itu jahat Na, lo gak bisa menghukum diri lo dengan kenangan masa lalu. Lo harus bangkit dan yakin kalau lo pasti akan bahagia," kata Bayu. Kini tangan Bayu mulai menggapai jari jemari Nana. Ia menggenggamnya dan matanya menatap kedalam mata Nana.
102.9K viewsOngoingAdded to Library 66 Times as cahaya redup
Read
+Library
Cinta Merah Muda

Cinta Merah Muda

tanya Kalan lagi. Rianza mengernyitkan dahinya, “Gue Rianza, bukan gulali.” Mendengar itu Rianza langsung paham. Rambut merah mudanya memang sekilas mirip dengan gulali, beberapa orang juga mengatakan hal yang sama. “Iya, lo Rianza yang punya rambut kayak gulali. Lo udah tahu nama gue?” Rianza mendengus, “Gue udah tahu nama lo dari awal. Kita pernah sekelas.”
2.4K viewsOngoingAdded to Library 55 Times as cahaya redup
Read
+Library
Pengantin Dari Dunia Gaib

Pengantin Dari Dunia Gaib

Cahaya itu hangat, tenang, seperti sinar matahari pagi. Nara menahan napas. “Itu… anak kita…” Raka menatapnya dengan mata memerah. “Nara… itu dia.” Namun sebelum mereka bisa merasakan lega, cahaya kedua mulai muncul. Cahaya itu tidak bulat. Tidak stabil. Warnanya gelap, merah kehitaman. Berdenyut keras dan bergerigi, seolah tidak terbuat dari energi kehidupan, melainkan dari kebencian dan kelaparan.
7830 viewsOngoingAdded to Library 23 Times as cahaya redup
Read
+Library
Cahaya Bulan yang Merindukan Masa Indah

Cahaya Bulan yang Merindukan Masa Indah

Seri perhiasan Kebahagiaan Cahaya Bulan selalu menjadi produk andalan Grup Ganendra, tahun lalu enam puluh persen pendapatan Grup Ganendra berasal dari seri ini. Kebahagiaan Cahaya Bulan bahkan telah memicu gelombang pra-penjualan hanya dengan peluncuran trailernya. Para pelaku industri memprediksi bahwa Kebahagiaan Cahaya Bulan akan menjadi produk paling menguntungkan dalam lima puluh tahun terakhir.
12.1K viewsCompletedAdded to Library 436 Times as cahaya redup
Read
+Library
SURA, PANGERAN TERBUANG

SURA, PANGERAN TERBUANG

Langit Memerah Tiga hari kemudian, langit Alam Matahari berwarna oranye pekat. Itu bukan senja, melainkan pantulan energi perang yang dikobarkan Pasukan Cahaya Penebus di Domain Selatan. Rong Wuye belum kembali. Desas-desus tentang kebangkitan He Sura menyebar seperti badai. Xiaolin berdiri di balkon tertinggi, membiarkan cahaya merah itu menyapu wajahnya. Di belakangnya, Long Tianhua muncul.
1010.0K viewsCompletedAdded to Library 291 Times as cahaya redup
Read
+Library
Badai Telah Reda, Kau Pun Tiada

Badai Telah Reda, Kau Pun Tiada

Wenny terus memperbarui akun media sosialnya. Di postingan terbaru, dia sedang menyentuh perutnya yang sedikit membuncit dan menggenggam tangan seorang pria, dengan tulisan, [Di ulang tahunku yang ke-28, dia melamarku dan berjanji akan hidup bahagia bersama anak kami.] Susan sekilas melihat pria itu memiliki tahi lalat kecil di jari manis kanannya. Itu Ginos! Meskipun Susan sudah pernah mengalaminya.
17.2K viewsCompletedAdded to Library 620 Times as cahaya redup
Read
+Library
Warung Kopi Dunia Bawah

Warung Kopi Dunia Bawah

Langit-langit warung seolah mendadak dipenuhi kabut hitam kental. Asap mengepul dari cangkir yang baru saja diletakkan Karina di meja. Warnanya bukan cokelat kopi biasa—tapi merah tua seperti darah yang baru ditumpahkan. "Apa ini... kopi?" bisik Toyo sambil menahan napas. "Ini bukan kopi biasa," jawab Karina pelan. "Ini Cangkir Cahaya... senjata terakhir dari dunia atas."
101.4K viewsOngoingAdded to Library 27 Times as cahaya redup
Read
+Library
PREV
123456
...
10
SCAN CODE TO READ ON APP
DMCA.com Protection Status