Filter By
Updating status
AllOngoingCompleted
Sort By
AllPopularRecommendationRatesUpdated
SENTUHAN SEMALAM DENGAN ADIK MANTAN

SENTUHAN SEMALAM DENGAN ADIK MANTAN

Ucap Xavier. Camilla mengangguk dan tersenyum. Xavier juga ikut tersenyum pada Ibu Camilla “Baiklah, Ibu pamit.” Ujar Camilla Kemudian Camilla melanjutkan perjalanannya untuk pulang ke rumahnya. Dan Xavier terus memperhatikan Camilla pergi sampai Camilla hilang dari pandangannya. *** Drttt drttt drtttt [ Pak Liam Galaxy PR] “Halo, Liam.” Ujar Felice.
1.8K viewsKumpletoIdinagdag sa Library 55 Beses bilang camila
Read
+Library
Suami Dinginku Mencari Kehangatan Cinta

Suami Dinginku Mencari Kehangatan Cinta

Camila tahu betul senyum itu bukan senyum tulus, melainkan senyum yang penuh dengan niat jahat. "Ayo, Eliza. Biarkan saja wanita itu," ujar Sheny tanpa menoleh lagi, berjalan keluar. Eliza hanya mengangguk tanpa berbicara. Namun, langkahnya semakin mendekat ke Camila, dan bibirnya terbuka dengan bisikan yang penuh dengan kebencian. "Dengar ini baik-baik, Camila. Bunda ingin menjadikanku menantunya, karena dia tahu, aku adalah cinta pertama Damian. Tapi kamu? hanya sampah."
10845 viewsOngoingIdinagdag sa Library 21 Beses bilang camila
Read
+Library
Idol Menyebalkan itu Mantan Pacarku

Idol Menyebalkan itu Mantan Pacarku

Tommy hanya mendengus pelan di belakang kamera, tapi tetap menjaga rekaman agar tetap stabil. Kamila akhirnya mengangkat wajahnya, menatap langsung ke kamera dengan percaya diri. "Perkenalkan, saya Kamila. Make-up artist baru Kaelen," ucapnya santai, suaranya tenang seperti seorang profesional sejati. "Kalau kalian mengira saya memiliki hubungan spesial dengan Kaelen, kalian salah besar. Saya hanyalah seseorang yang memiliki hobi make-up dan berakhir menjadi make-up artist Kaelen." Nada suaranya begitu lugas dan tegas, tanpa ada sedikit pun keraguan. Ia tahu, ribuan pasang mata mungkin sedang menonton live streaming ini sekarang.
1.5K viewsKumpletoIdinagdag sa Library 59 Beses bilang camila
Read
+Library
Istri Kedua Sang Jenderal

Istri Kedua Sang Jenderal

Anna mendongak, hanya untuk bertemu pandang dengan Selena di puncak tangga. Selena menatapnya dengan tajam selama beberapa saat. Iris cokelatnya memperhatikan penampilan Anna dari atas sampai ke bawah. Kemudian, senyum manis itu tersemat di bibirnya. “Yah, aku baru sadar,” gumam Selena, seolah bicara dengan dirinya sendiri. “Aku tidak pernah tahu kalau Camila bisa mendandani seseorang dengan sangat baik,” ucapnya dengan nada mengejek. “Kaiden sungguh memberikan pelayan terbaiknya untukmu.”
108.7K viewsOngoingIdinagdag sa Library 216 Beses bilang camila
Read
+Library
Lusia

Lusia

Ada juga bunga yang tidak mengenal musim yang kuncupnya selalu basah. “Bisa aku bantu, Emma?” Emma nampak terkejut, namun ia mengangguk. Emma sekarang tengah memetik bunga Camomile, kelopak bunganya yang kecil harus di petik dengan hati – hati sekali. “Tuan Aaron sangat menyukai aroma Teh Camomile dengan sedikit daun mint.” Terang Emma tanpa harus di minta. Lusia hanya mengangguk tanpa menganggap kalau segala topik tentang Aaron adalah hal penting untuk di ingatnya. Tapi tangan Lusia dengan cekatan membantu Emma memetik bunga camomile yang tumbuh banyak.
Sikat na Kabanata
106.6K viewsOngoingIdinagdag sa Library 238 Beses bilang camila
Read
+Library
Cintai Aku Suamiku

Cintai Aku Suamiku

Apa lagi ketika melihat Camelia yang terlihat sopan dan juga periang, sepertinya ia akan cocok dengan gadis itu. Hari ini Camelia bisa langsung bekerja. Karena Erlena masih tidur, Ellena menggunakan kesempatan ini untuk mengobrol dengan Camelia. Ia ingin mengenal lebih jauh tentang Camelia, dan ternyata Camelia adalah seorang yatim piatu dari negara Rusia.
9.916.2K viewsKumpletoIdinagdag sa Library 502 Beses bilang camila
Read
+Library
Davira

Davira

Ia tak tau lagi harus mencari Davira kemana, terlalu banyak tempat yang sering di datangi Davira saat bersamanya hingga Cavia bingung memilih salah satu tempat itu yang kemungkinan saja tengah di kunjungi Davira saat ini. Seorang pelayan wanita datang dengan membawakan segelas orange jus dan juga cemilan untuk Cavia, meletakkannya dengan hati-hati ke atas meja. "Silakan non Cavia," kata pelayan itu ramah. "Ya ampun Bi, pakai di suguhin segala, seharusnya gak usah." Cavia merasa tak enak hati karena sudah merepotkan mereka. Pelayan wanita yang di panggil Bibi itu tersenyum, "enggak apa-apa non, nona Cavia kan sepupunya non Davira."
6.2K viewsKumpletoIdinagdag sa Library 124 Beses bilang camila
Read
+Library
LANGIT KABUT CAMELIA

LANGIT KABUT CAMELIA

Ponsel pintar di saku kanan jumpsuit ia keluarkan dan dengan santainya memutar video youtube tanpa membuka percakapan dengan kami. “Walah… cah TK kok ngelamak!” ucap Kurnia yang hanya dibalasa dengan tengokan kepalanya tanpa perlu menjawab apa-apa. “Sam Gavin… ini Camelia! Camelia… ini Sam Gavin,” begitulah Kurnia mencoba mengenalkan kami berdua yang memang sejak awal tak pernah saling menyapa. Aku hanya mengangguk dan mencoba menggariskan senyum ketika ia menengok kepadaku. Sudah dan begitu saja.
1.6K viewsOngoingIdinagdag sa Library 57 Beses bilang camila
Read
+Library
PREV
1
...
5678910
I-scan ang code para mabasa sa App
DMCA.com Protection Status