Filter By
Updating status
AllOngoingCompleted
Sort By
AllPopularRecommendationRatesUpdated
ISTRI KEDUA PANGERAN KEJAM

ISTRI KEDUA PANGERAN KEJAM

sahut Isabella santai—mengabaikan tatapan-tatapan penuh cemoohan dari mereka. Tangannya terulur hendak mengambil cangkir teh, jemarinya melingkari gagang cangkir porselen yang masih mengepulkan uap panas. Ia lantas mengangkat cangkir itu dengan tangan kanannya. Namun tepat saat bibir cangkir hampir menyentuh jemarinya. Crack!
1027.0K viewsCompletedAdded to Library 728 Times as cangkir teh
Read
+Library
Terjerat Cinta Gadis Bisu

Terjerat Cinta Gadis Bisu

kilahku nyata. Dia tersenyum, lalu melangkah memutar tubuhku dan memilih duduk di depanku. Lengannya bergerak ringan menuang teh hijau yang masih ada di dalam teko yang terbuat dari tanah liat. Tidak ada suara, hanya bergerak perlahan dan menghirup aroma teh sesaat. Setelah itu meletakkan kembali cangkir yang sudah berisi teh. "Apa ada yang kurang hingga, kenapa diletakkan lagi?"
944 viewsOngoingAdded to Library 27 Times as cangkir teh
Read
+Library
Gadis Di Ujung Cangkir

Gadis Di Ujung Cangkir

suara bel depan pintu kedai berbunyi. Pria tersebut masuk dan langsung melemparkan pandangannya ke pojok meja arah selatan, tepat di samping jendela besar yang mengambang. Lalu melangkahkan kakinya kembali untuk menghadapkan wajahnya di depan pramusaji. "Selamat pagi, ingin pesan apa kak?" tanya seorang wanita dengan apron coklat ala barista. "Saya pesan V60 gayo, bisa menggunakan gula aren?" jawab pria tersebut.
102.5K viewsOngoingAdded to Library 56 Times as cangkir teh
Read
+Library
Rahim 1 Miliar

Rahim 1 Miliar

Ashana langsung meminum habis teh yang hangat itu, tak ada yang salah dari tehnya manis. Kenapa Pak Caraka tak mau? Baru saja berniat ingin keluar dari kamar untuk meletakkan cangkir teh ke dapur, badannya langsung terasa panas, dan berubah tak nyaman. Bahkan cangkir yang ia pegang jatuh ke lantai menimbulkan suara nyaring. Prang
1015.6K viewsOngoingAdded to Library 312 Times as cangkir teh
Read
+Library
Dosa Berdenyut Rindu – Ustadz Zidan VS Dokter Salma

Dosa Berdenyut Rindu – Ustadz Zidan VS Dokter Salma

Ia tak menyeka dengan tisu, hanya membiarkannya mengering bersama waktu, seolah tak ingin menghapus bukti bahwa ia pernah rapuh. Tangannya menggenggam cangkir teh bergagang putih gading yang telah kehilangan sebagian uapnya. Teh itu nyaris dingin, menyisakan hangat samar yang tak lagi mampu menghibur. Uap tipisnya tak lagi menari di udara, seperti doa yang pernah melesat namun tak kunjung kembali. Genggamannya bukan sekadar menahan cangkir, tapi seperti memeluk sisa-sisa kehangatan yang mulai menjauh. Jemari-jemari lentiknya sedikit bergetar, entah karena udara malam atau karena getir yang masih tersisa di dada.
745 viewsOngoingAdded to Library 29 Times as cangkir teh
Read
+Library
Pangeran Pengangguran Mendadak Menjadi Detektif

Pangeran Pengangguran Mendadak Menjadi Detektif

"Aku dengar kedaimu punya teh yang sangat populer. Masa aku harus dikutuk Dewa Teh karena belum mencoba?" Lu Chonghai mengangguk berkali-kali sambil memberi isyarat kepada pelayannya yang masih gemetar. "Tentu, Tuan Muda. Segera kami sajikan teh terbaik kami." Pelayan yang bertugas menyajikan teh bergerak dengan sangat hati-hati, seolah sedang menangani barang pecah belah yang paling berharga di dunia. Cangkir porselen putih dengan motif bunga diletakkan di hadapan Zhiyu bersama dengan beberapa kue kecil sebagai pendamping.
9.72.0K viewsOngoingAdded to Library 51 Times as cangkir teh
Read
+Library
Di Kehidupan Kedua, Nona Shu Yi Akan Menuntut Balas!

Di Kehidupan Kedua, Nona Shu Yi Akan Menuntut Balas!

Dia duduk dengan tenang dan mengisi sebuah cangkir kosong dengan teh hangat. Sebelum menyesap teh, dia menghirup aromanya sedikit. "Ini teh kuning dari gunung Junshan." Shu Yi tersenyum dan meletakkan cangkirnya. "Suatu keberuntungan bisa menikmatinya. Saya berterima kasih atas kebaikan kakek." "Terima kasih apanya? Aku menyuruh Nona Zheng ambil. Sudah tahu mahal, masih berani minum."
1026.1K viewsCompletedAdded to Library 1.0K Times as cangkir teh
Read
+Library
Gadis Bucin Incaran Presdir Dingin

Gadis Bucin Incaran Presdir Dingin

Setelah mengumpulkan keberanian, hanya kalimat itu yang berhasil keluar. Pria itu tidak menjawab dan langsung memberikan cangkirnya. Dengan tangan yang bergetar, Cia mulai menuangkan tehnya. Belum sempat terisi penuh, Cia kembali meletakkan wadah tehnya saat tangannya mulai tremor. Cia menarik napas dalam untuk menenangkan diri dan kembali menuangkan tehnya. Namun kali ini Cia dibuat terpaku saat sebuah tangan besar menyentuh tangannya untuk membantunya menuangkan teh. Rasa hangat langsung menjalar di tubuh Cia, bahkan mengalir sampai ke hatinya. Rasanya benar-benar luar biasa.
10109.0K viewsCompletedAdded to Library 4.4K Times as cangkir teh
Read
+Library
Gardenia

Gardenia

"Tentu saja, aku akan menaruhnya di dalam mangkuk terlebih dahulu. Kau bisa membuat teh yang Duke minta." Gardenia menganggukkan kepalanya pelan. Setelah melihat Lillian menuju tempat kukis yang telah matang, ia melangkahkan kakinya menuju sisi lain dapur. Di sana terdapat banyak cangkir dan piring kecil, juga terdapat beberapa teko dan perlatan untuk membuat teh dan kopi. Gardenia segera membuka rak bagian atas dan mencari teh yang ia cari. Setelah menemukan apa yang ia cari, ia segera memasukkan bubuk teh ke dalam filter saringan berbentuk bulat dan meletakkannya ke dalam teko keramik. Mengambil teko besar berisi air panas, dengan hati-hati dan perlahan ia menuangkan air panas ke dalam tek
103.4K viewsOngoingAdded to Library 126 Times as cangkir teh
Read
+Library
Dewi Medis Kesayangan Kaisar

Dewi Medis Kesayangan Kaisar

Shangguan Yinlan menyunggingkan senyum tipis. “Hah?!” Yinlan membulatkan mata terkejut. Tapi Shangguan Zhi seakan menikmati ekspresi tak percaya itu, dia mengambil teko dari atas tungku kecil yang masih mengeluarkan api. Lalu dia menuangkan teh ke dalam cangkir-cangkir di atas meja. Asap mengepul dari teh yang dituangkan, aroma wangi yang manis menyebar di udara, Xie Yinlan tiba-tiba merasa tenang setelah menghirup aroma teh yang wangi itu.
9.851.7K viewsCompletedAdded to Library 1.5K Times as cangkir teh
Read
+Library
PREV
123456
...
10
SCAN CODE TO READ ON APP
DMCA.com Protection Status