Jodoh Dikejar, Kau Kudapat
Aroma vanilla dari parfum Gendis serta aroma alkohol yang menguar dari mulutnya membuat kepala Gala terasa pening.
"Dis, biarin aku bangun dulu," ujar Gala lirih.
Gendis menatap Gala secara intens, "kenapa sih, Mas?"
"Ini nggak bener, Dis."
"Nggak bener?" tanya Gendis polos, "Emangnya yang bener kayak gimana, Mas?"
Berada sedekat ini dengan Gendis sudah membuat Gala hampir gila. Pasalnya, ia juga adalah laki-laki normal. Bagaimana jika nanti Gala berbuat hal di luar batasnya?
Hot Chapters