Istri Lima Belas Ribu
Cepat sekali!
“Catering nanti dari rumah makanku saja. Tinggal cari rias pengantin, itu terserah kamu. Biar Doni yang cetak undangan. Kamu kasih aja nama-nama yang akan kamu undang.”
“Aku gak ngundang siapa-siapa. Malu ah, sudah tua,” jawabku jujur.
Pak Irsya menjelaskan, kalau ini hari yang membahagiakan untuk kami. Jadi, akan membuat acara yang megah, meskipun bukan pernikahan yang pertama. Namun, kami sepakat, tidak mengundang orang banyak.
Sikat na Kabanata