Hati yang Terikat Takdir
Tanpa sadar, ia mengambil ponselnya dan mengetik pesan singkat untuk Arum.
“Arum, aku ingin minta maaf. Maaf untuk semua rasa cemburu yang tak terkendali, dan untuk semua keraguan yang aku tunjukkan padamu. Jika kamu masih memberiku kesempatan, aku ingin kita mencoba lagi, dengan kepercayaan penuh. Aku hanya ingin melihatmu bahagia, apa pun keputusanmu.”
Ia menatap pesan itu lama, ragu apakah ia harus mengirimkannya atau tidak. Tapi akhirnya, ia menekan tombol kirim, berharap bahwa kata-katanya bisa mencapai hati Arum.
Bab Populer