Pustaka
Filter dengan
Status pembaruan
SemuaSedang berlangsungSelesai
Sortir dengan
SemuaPopulerRekomendasiRatingDiperbarui
CEO Dingin Itu Mentor Bercintaku

CEO Dingin Itu Mentor Bercintaku

, Kak. “Kamu bisa buat referensi makan di kaki lima sebagai dinamika karakter Gio.” Arvin membujuk. Namun, Gista menggeleng tegas. “Awal buat karakter Gio, aku butuh diskusi panjang dengan Mbak Lola. Gio adalah karakter yang udah hidup. Dia itu dominan dan chill banget. Pedagang kaki lima bukan ciri dia.” Gista menggeleng. “Kalau begitu, temani aku makan saja. Ini nggak ada hubungannya sama tokoh novelmu lagi.”
1032.6K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 1.2K kali sebagai cara membuat karakter
Baca
+Pustaka
Ternyata Kamu Tempat Pulang

Ternyata Kamu Tempat Pulang

katanya singkat. "Siapa dia?" tanya Kirana. "Nggak penting. Lo gak perlu tahu sayang…" Haris menimpali, mencoba mencairkan suasana, "Kalau lo punya ide karakter visual, bisa kita masukin juga ke dalam game loh Louis." Louis hanya mengangguk. Tapi matanya sayu. “Oke. Siap!” ***
972 DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 38 kali sebagai cara membuat karakter
Baca
+Pustaka
Suami Perkasa

Suami Perkasa

“Pengalaman bisa dipelajari.” “Karakter tidak.” Kata-kata itu menghantamnya seperti batu. “Apa maksudmu?” suara Sukma merendah, tapi matanya memancarkan tantangan. Carlos mencondongkan tubuh ke depan, menatapnya tajam. “Aku tau karakter Farel. Dia matre. Dia bukan datang untuk membangun masa depan bersamamu, Sukma. Dia datang untuk menikmati apa yang sudah kau bangun.”
109.5K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 294 kali sebagai cara membuat karakter
Baca
+Pustaka
Unexpected Encounter

Unexpected Encounter

Ia tak tau akan ditagih begini, dan Maudi memang belum meikirkan karakteristik tokoh ceritanya dengan serius, hanya gambaran samar. “Penting bagi seorang penulis untuk membuat seolah-olah karakter yang dibuatnya itu nyata, yang make sense. Jadi pembaca tenggelam sama ceritamu,” ujar Satria yang tiba-tiba terlihat frustasi karena Maudi menulis tanpa persiapan matang begini. “Orang nggak mungkin mau dengar ceritanya kalau yang dia punya cuma cantik aja. Tonjolin kelebihannya, keunggulannya sebagai seorang wanita tulang punggung keluarga secara spesifik, keistimewaannya juga.” Maudi lagi-lagi hanya mengangguk, ia akan menambahkan spesifikasi itu nanti.
1025.0K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 724 kali sebagai cara membuat karakter
Tampilkan Ulasan (21)
Baca
+Pustaka
Nur Umaya Erwin
luar biasa. hal hal yg ditulis sederhana tapi ngena dengan kehidupan nyata. gaya bahasa bisa dimengerti dan wow banget. author juga keren ngemas ceritanya. 1 lagi, bab per bab selalu menarik dan ditunggu.
malapalas
BACA novel berjudul :FREL. Banyak kejutan di dalamnya. Selain tentang cinta segitiga yang bikin baper, gemes dibumbui humor dan mengharubirukan, kalian akan disuguhi dg persahabatan, keluarga, luka dan rahasia di masa lalu orangtua yang akan membuat cerita lebih seru dan menjungkirbalikkan perasaan.
Baca Semua Ulasan
It's Ok! Let's Go!

It's Ok! Let's Go!

Maka dari itu dia hadir pada saat meeting pertama, karena dia ingin tahu rencanaku dalam membuat naskah drama untuk ketujuh member Grup Purple ini. “Jadi, bagaimana rencana naskah yang akan Mbak Sheyki buat?” tanya Ansana. “Saya ingin naskahnya memiliki karakter tokoh yang kuat dan sesuai dengan karakter mereka. Jadi, sebelum membuat naskahnya, saya ingin mengenal karakter ketujuh member ini terlebih dahulu!” jawabku. “Bagaimana caranya Mbak akan mengenal karakter mereka?” tanyanya lagi.
102.8K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 85 kali sebagai cara membuat karakter
Baca
+Pustaka
Samaran Terakhir

Samaran Terakhir

Wajahnya familiar bukan karena Lena mengenalnya, tetapi karena ia nyaris tertulis oleh Lena suatu hari, sebelum drafnya hilang. “Kak Lena… kamu ingat aku?” Lena terdiam. Anak itu adalah Karim, karakter yang ia ciptakan di sela pikirannya, yang tak pernah punya bab sendiri. Namun kini, ia hidup, seperti semua karakter yang dibuang ke latar belakang oleh Editor. Karim menggenggam sebuah buku kecil. Di sampulnya tertulis: Naskah Karakter Tak Terpakai. “Kami semua pernah ingin ada. Tapi kami terlalu tidak penting, terlalu aneh, terlalu salah waktu. Editor ingin menghapus kami semua. Tapi kamu bisa menulis ulang kami… bukan?”
2.0K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 50 kali sebagai cara membuat karakter
Baca
+Pustaka
Sebatas Mimpi

Sebatas Mimpi

Ia bahkan berani menyelipkan ponsel dibawah buku pelajarannya untuk melakukan pencarian lebih banyak melalui internet. Beberapa artikel yang dibaca Renata menyebutkan bahwa, sangat sulit bagi pemula untuk menciptakan karakter dalam mimpinya. Selain itu, tidak mungkin seseorang bisa memimpikan wajah seseorang yang bahkan belum ia lihat sebelumnya di dunia nyata.
3.2K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 93 kali sebagai cara membuat karakter
Baca
+Pustaka
EUFORIA

EUFORIA

“Karena nggak satu pun manusia di dunia ini bisa membaca orang lain. Baik dari segi sifat, hal yang disukai, atau apa pun itu. Gue nggak percaya dengan hal-hal semacam ramalan.” Dengan anggun, dia melebarkan senyuman. “Oh, ini bukan ramalan, kok. Aku cuma mau menebak-nebak. Kamu ingat? Aku seorang penulis yang suka membuat bermacam-macam karakter di dalam dunia fiksiku.” Sepertinya begitu. Itulah mengapa karakter Kiana terasa sangat kuat. Apakah semua penulis seperti itu? Aku bertanya-tanya.
1013.6K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 433 kali sebagai cara membuat karakter
Baca
+Pustaka
Asistenku Membuatku Tak Karuan

Asistenku Membuatku Tak Karuan

Clarissa terdiam cukup lama. “Aku tidak minta hal yang sulit. Kalau serius ingin mandiri, buat rencana sederhana dulu. Tentukan apa yang dijual, berapa modal pastinya, dan bagaimana pengelolaannya. Setelah itu jelas, kita bisa bicara lagi.” “Kalau saya sudah buat rencananya, Anda pasti mempertimbangkannya?” “Akan aku pertimbangkan, tetapi tidak ada jaminan langsung dikabulkan. Yang penting, penggunaannya masuk akal.”
102.8K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 69 kali sebagai cara membuat karakter
Baca
+Pustaka
Reinkarnasi Kaisar Tanpa Tanding

Reinkarnasi Kaisar Tanpa Tanding

"TIDAK! INI TIDAK MUNGKIN! BAGAIMANA MANUSIA BISA MEMILIKI TEKNIK SEPERTI INI?!" Chen Long tidak memberikan jawaban. Dia sudah mulai menggambar karakter ketiga—karakter terakhir. DESTROY. Karakter ini jauh lebih kompleks dari dua karakter sebelumnya—memiliki dua kali lebih banyak goresan, memerlukan presisi yang jauh lebih tinggi, dan menghabiskan energi spiritual yang jauh lebih besar. Chen Long merasakan energi spiritualnya berkurang dengan sangat cepat saat dia menggambar karakter ini—berkurang begitu cepat hingga dia merasa pusing dan hampir jatuh.
619.2K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 730 kali sebagai cara membuat karakter
Baca
+Pustaka
Sebelumnya
1234567
Pindai kode untuk membaca di Aplikasi
DMCA.com Protection Status