Dilamar Nenek-nenek
"Kabar baik. Kamu sendiri gimana kabarnya. Beberapa hari nggak bisa dihubungi, kenapa? Mas, kangen. Kapan, ya, kita bisa ketemu? Kamu benar-benar sudah melupakan aku, Baby."
Tak lupa sang kekasih juga membubuhkan stiker yang menggambarkan jika lelaki itu sedang menahan rindu berat ditambah emoticon ciuman berbentuk hati.
Ari tertawa kegirangan membaca semua chat yang dikirimkan kekasihnya. Sejenak, dia melupakan kehadiran sang nenek yang sudah berjalan cukup jauh, di depannya.
"Ar, cepat sedikit. Kasihan Mas Cakra, jangan sampai dia menunggu kita terlalu lama," panggil si nenek ketika cucunya itu masih asyik menatap layar ponsel.
ตอนยอดนิยม